nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Teknologi VR Gantikan Tanah Liat untuk Mendesain Mobil

Mufrod, Jurnalis · Sabtu 09 Maret 2019 09:20 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 09 15 2027671 teknologi-vr-gantikan-tanah-liat-untuk-mendesain-mobil-Jxsylbkieu.jpg

TOKYO - Desainer produsen mobil dunia saat ini masih menggunakan tanah liat untuk membentuk dan mendesain tampilan mobil sebelum akhirnya melalui proses pencetakan bodi.

Namun penggunaan tanah liat tersebut, akan segera ditinggalkan produsen Nissan. Sebagai gantinya, para desainer mobil Nissan akan lebih banyak berinteraktis menggunakan teknologi virtual.

Dimana melalui teknologi virtual reality yang dihubungkan ke sarung tangan khusus, memungkinkan para desainer bisa mendesain mobil dengan sangat mudah dan tidak perlu membutuhkan waktu yang lama.

 

Sistem VR konvensional memungkinkan desainer menggambar, tetapi model tanah liat tradisional tidak digambar, mereka dipahat. Menggunakan umpan balik haptic (karenanya disebut HaptX), sarung tangan dirancang untuk membuat pengguna “merasakan” model yang sedang mereka kerjakan.

Mereka dapat mengubah permukaan melalui sentuhan, seperti halnya seorang pematung yang bekerja dengan tanah liat akan membentuk material untuk mencapai tampilan tertentu.

HaptX mengklaim sarungnya memberikan manfaat tambahan. Alih-alih hanya melihat model virtual, sarung tangan memungkinkan pengguna untuk memegang setir atau memutar kenop volume, klaim HaptX.

 

Langkah itu menambah tingkat realisme ekstra, meskipun tidak jelas seberapa akurat sarung tangan akan dapat menjelaskan variabel yang berbeda seperti nuansa bahan yang berbeda, dan aksi switchgear.

Nissan telah menciptakan model virtual mobil listrik Leaf dan mobil konsep IMs, menurut HaptX, tetapi pembuat mobil itu tidak mengatakan apakah sarung tangan HaptX digunakan dalam desain awal kendaraan ini.

Diluncurkan di 2019 Detroit Auto Show, konsep IMs menawarkan powertrain listrik dengan rentang 380 mil yang diklaim dan kemampuan mengemudi mandiri. Demikian seperti dikutip dari Digital Trend Sabtu (9/3/2019).

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini