TKN Jokowi Beberkan 5 Daerah Paling Banyak Kampanye Hitam

Sarah Hutagaol, Jurnalis · Selasa 12 Maret 2019 16:13 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 03 12 605 2028953 tkn-jokowi-beberkan-5-daerah-paling-banyak-kampanye-hitam-DvzpEkLf9L.jpeg Juru Bicara TKN Arya Sinulingga (Foto: Sarah Hutagaol)

JAKARTA - Pasangan calon presiden dan wakil presiden nomor urut 01, yakni Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin kerap diserang kampanye hitam atau black campaign yang dilakukan dari rumah ke rumah jelang Pilpres 2019. 

Beberapa kampanye hitam door to door di antaranya adalah yang dilakukan oleh tiga orang ibu-ibu di Karawang, Jawa Barat yang menyebutkan Jokowi-Ma’ruf akan melarang adzan berkumandang, dan melegalkan pernikahan LGBT.

Selain itu, terjadi pula baru-baru ini di Sulawesi Selatan. Seorang ibu mengkampanyekan Prabowo-Sandiaga dan menyebutkan Jokowi akan menghapus kurikulum pelajaran agama dan menghapus pesantren.

(Baca Juga: Heboh Video Prabowo Bentak Orang saat Kampanye)

Ilustrasi

Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin menyebutkan kalau kampanye hitam itu dilakukan secara sistematis. Pihak TKN akan selalu berusaha untuk memberikan penjelasan soal kebenaran dari hoaks yang disebarkan.

“Kita sosialisasi, kita beritahu ini enggak benar. Polanya kelihatan, isu di atas, sama isu di bawah ini mirip, artinya ini seperti sistematis, kampanye gelap ini sistematis Karena antara di atas dengan yang di bawah isunya sama,” ujar Arya Sinulingga selaku Juru Bicara TKN di Posko Cemara, Jakarta Pusat, Selasa (12/3/2019).

“Maka antisipasi kita, kita akan selalu berkampanye di atas juga udara juga, bahwa ini adalah hoaks-hoaks atau kampanye gelap yang dilakukan. Yang kedua melakukan kanvasing door to door, kami mendatangi dari rumah ke rumah rumah,“ tambahnya.

(Baca Juga: Ketua Majelis Syuro PKS: Kebersamaan Kunci Mendapatkan Kemenangan)

Arya Sinulingga menyebutkan, ada beberapa daerah di Indonesia yang paling banyak dijangkiti kampanye hitam terhadap Jokowi dan Ma’ruf Amin, yakni Jawa Barat, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, serta Sulawesi Selatan.

“Jawa Barat, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Sulawesi Selatan sebagian besar. Itu adalah daerah yang selama ini banyak diberikan untuk kampanye gelap, dan ini tersistematis karena isu di bawah dan di atas itu sama,” ujar Arya Sinulingga.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini