nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Rebutan Penumpang, Penarik Bentor di Makassar Ditikam Tetangganya Pakai Badik

Herman Amiruddin, Jurnalis · Rabu 13 Maret 2019 08:19 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 13 609 2029212 rebutan-penumpang-penarik-bentor-di-makassar-ditikam-tetangganya-pakai-badik-tYqEydcDnO.jpg Penarik becak motor di Makassar ditikam tetangganya sendiri pakai badik. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

MAKASSAR – Seorang penarik becak motor (bentor) berinisial S ditikam gara-gara rebutan penumpang di depan sekolah yang berada di Jalan Andi Pangerang Pettarani, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Selasa 12 Maret 2019.

Korban ditikam oleh tetangganya sendiri yakni E yang juga mangkal di depan sekolah itu sebagai penarik bentor. Tindakan ini diduga gara-gara rebutan penumpang saat keduanya sedang mangkal menunggu penumpang di depan Sekolah MAN Model Sanawiyah di Jalan AP Pettrani Makassar.

Beruntung korban masih selamat setelah menangkis tikaman tersebut. Korban menangkis menggunakan tangan kiri.

(Baca juga: Polisi Minta Bantuan FBI Tangani Kasus Pembunuhan Siswi SMK di Bogor)

Penarik becak motor di Makassar ditikam tetangganya. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

Anak korban, Arman (27), mengatakan penikaman terjadi saat ayahnya menjemput penumpang yang merupakan langganannya. Sang langganan yang merupakan anak sekolah saat itu hendak pulang ke rumahnya.

"Kronologinya itu masalah penumpang. Ini bapak langganannya anak sekolahnya yang dijemput pakai becak motor. Terus ini ada orang (pelaku) yang istilahnya yang berkuasa di situ. Dia atur antre. Dia situ yang atur-atur. Terus ini langganannya bapak nda (tidak) mau turun dari bentor kalau bukan yang bapak yang antar pulang. Ya begitu ceritanya," kata Arman kepada Okezone saat ditemui di Mapolsek Tamalate untuk melaporkan kasus penikaman menimpa ayahnya.

Arman mengatakan, pelaku berinisial E awalnya terus marah-marah sembari memaksa anak sekolah tersebut turun dari bentor korban.

"Dipaksa turun itu penumpang, jadi bapak juga merasa tidak enak karena istilahnya ini anak juga nda (tidak) mau turun dari bentor kalau bukan bapak yang antar. Jadi, bapak telanjur antar. Terus ini pelaku marah dengan bicara (kata-kata) kotor begitu. Dia bilang 'orangtua a****g', padahal orangtua," ungkap Arman yang didampingi ibunya.

(Baca juga: Pembalap Nasional Asal Bondowoso Tewas Ditikam Usai Bersenggolan)

Penarik becak motor di Makassar ditikam tetangganya. (Foto: Herman Amiruddin/Okezone)

Bahkan, kata dia, pelaku sering membawa pisau. Hal tersebut seperti disampaikan sang ayah kepada dirinya.

"Katanya bapak, suka bawa pisau jenis badik. Takutnya datang lagi ke situ bapak ditikam. Makanya bapak datang lagi di situ, bapak ditikam. Saat turun dari bentor langsung ditikam. Begitu ceritanya," cerita Arman.

Korban S ditikam di bagian perut. Beruntung ia sempat menangkis menggunakan tangan kiri.

"Jadi tangannya yang sobek. Sampai kata dokter hampir kena urat sarafnya. Ada juga perutnya yang tergores karena terkena ujung badik. Terus infonya, badiknya itu beracun, jadi tangannya bapak itu hitam sebagian. Kayak itu," tutur Arman.

Setelah menikam, pelaku E langsung kabur. Saat ini pelaku E masih dalam pengejaran petugas Polsek Tamalate Makassar.

"Jadi setelah menikam langsung kabur. Tukang bentor di situ kan ada beberapa, tapi tukang bentor juga di situ juga takut tolong bapak. Takut sama pelaku karena istilahnya dia penguasa di situ. Bapak bawa sendiri dirinya. Bapak nda langsung ke rumah sakit. Dia langsung naik bentornya pulang ke rumah begitu," ujar Arman.

(han)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini