nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sindikat Narkoba Internasional Punya "Jalur Baru" Masuk ke Indonesia Lewat Palu

Herman Amiruddin, Jurnalis · Kamis 14 Maret 2019 17:59 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 14 609 2030046 sindikat-narkoba-internasional-punya-jalur-baru-masuk-ke-indonesia-lewat-palu-RZJRyVIh5y.jpg

MAKASSAR - Kepolisian Daerah (Polda) Sulsel mengungkap peredaran jaringan narkoba jenis sabu. Sabu yang diamankan berasal dari Malaysia masuk ke Indonesia melalui jalur laut.

Dalam pengungkapan ini polisi menangkap dua orang warga yang berperan sebagai bandar dan kurir. Masing-masing AR warga Kabupaten Pinrang dan HP Warga Kabupaten Sidrap Sulawesi Selatan. Sementara pemilik sabu itu berkembangsaan Filipina yang tinggal di Malaysia.

Kapolda Sulsel Irjen Pol Hamidin mengatakan sabu seberat satu kilo ini sumbernya bearasal dari Malaysia. Masuk ke Indonesia yaitu ke Nunukan kemudian Palu, Sulawesi Tengah.

"Saat ini kita kejar pelakunya adalah orang yang berkembangsaan Filipina tinggal di Malaysia. Sementara yang kita tangkap adalah orang Indonesianya. Tapi yang kita kejar adalah orang Filipina yang tinggal di Malaysia. Linknya ada di Indonesia kita di Indonesia bisa tangkap," kata Hamidin Kamis (14/3/2019).

Hamidin menjelaskan, jika barang ini beredar di tengah masyarakat, lalu kemudian sampai ke anak-anak muda, maka Indonesia akan kehilangan satu generasi.

"Sebab orang yang menggunakan ini walaupun katakan kita sudah kita rehabilitasi sedemikian rupa kapan pun dia akan mencoba bila ada kesempatan. Apabila ada temannya yang mempengaruhi maka akan menggunakan kembali," ungkapnya.

Menurut Hamudin, sabu yang diamankan bisa digunakan antara 10 ribu sampai 15 ribu orang. "Jadi bayangkan 15 ribu orang kalau sudah menggunakan ini maka kita akan kehilangan 10 sampai 15 ribu orang yang potensi. Saya ingin mengatakan bahwa kalau orang sudah kena ini maka orang itu akan kehilangan potensi untuk mengembangkan masa depannya. Dia akan kecanduan," jelasnya.

Sementara Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani mengatakan penangkapan dilakukan dengan cara membututi kedua pelaku yang ditangkap di Indonesia.

"AR ini kita lakukan pembuntutan sejak dari Pinrang ya. Dari Sidrap yaitu di Baranti. AR ini naik mobil ke Pinrang. Ini kita buntutin. Nah di salah satu rumah AR berhenti masuk ke rumah tersebut langsung kita lakukan penggerebekan," kata Dicky

Selanjutnya kata Dicky, di lokasi itu diamankan satu kilogram sabu dan turut diamankan pelaku lain yakni HP.

(Baca Juga: Peredaran Narkoba Dikendalikan dari Dalam Lapas, Ini Solusinya)

"Barang bukti ini ada. Kita tangkap juga HP. Hasil pemeriksaan kita HP ini mengatakan bahwa barang ini berasal dari RS. RS ini adalah warga Indonesia yang tinggal di Malaysia. Jadi mereka jaringan internasional. Mereka itu ada Malaysia walapun mereka adalah orang indonesia WNI. RS bekerjasama dengan AEK. AEK ini adalah warga Filipina yang tinggal di Malaysia," jelas Dicky.

Sabu masuk dengan mudah ke Indonesia karena HP berkominikasi dengan RS yang ada di Malaysia. RS lah yang meminta tolong kepada HP untuk mengambil barang itu.

"RS mengatakan kepada HP bahwa tolong diambil barang ini dari Malaysia. Kemudian terbanglah AR ini ke Kalimantan. Sebenarnya ada tiga bungkus, satu bungkus sudah didrop di Palu menggunakan kapal laut satu bungkus lagi di Sulawesi Barat, satu bungkus lagi rencananya AR akan menyerahkan ke HP," ungkap Dicky

"Tapi sudah ketahuan kita langsung lakukan penangkapan terhadap AR dan HP ini. Ya ini mungkin modus baru mengingat Pare-Pare dan Makassar pelabuahannya cukup ketat oleh kepolisian. Naka sekarang mereka coba-coba lewat Palu," tutur Dicky.

Dicky mengatakan perdaran narkoba jaringan internasional ini memiliki jalur baru untuk memasukkan sabunya ke Indobesia.

"Nah ini kita akan informasikan ke Polda Sulteng supaya mereka juga bisa melakukan pengawasan ketat juga terhadap Palu terutama di pelabuhannya sampai modus ini nanti menjadi modus yang baru untuk menditribusikan narkoba ke sulawesi," kata Dicky.

(kha)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini