nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menristekdikti Dorong Mahasiswa Berprestasi di Bidang Olahraga Jadi PNS

Giri Hartomo, Jurnalis · Jum'at 15 Maret 2019 14:29 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 15 65 2030394 menristekdikti-dorong-mahasiswa-berprestasi-di-bidang-olahraga-jadi-pns-GAiQFeslWW.jpg Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pemerintah mendorong agar mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Wacana tersebut dikatakan langsung oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Mohamad Nasir.

Menurut Nasir, wacana tersebut saat ini sedang dikomunikasikan dengan Kemeneterian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenpanRB) dan juga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Nantinya, mahasiswa yang benar-benar memiliki prestasi akan didorong untuk menjadi seorang abdi negara.

"Penerimaan PNS nya pun kalau yang dari mereka berprestasi tidak menjadi syarat. Ini lagi diskusi," ujarnya dalam sebuah diskusi di Kantor Kemenristekdikti, Jakarta, Jumat (15/3/2019).

Baca Juga: Teliti Prilaku Guru, Anak Petani Berhasil Raih Gelar Doktor

Menuurut Nasir, nantinya mahasiswa yang berprestasi di bidang olahraga tidak dilihat dari Indeks Prestasi Kumulatif (IPK)-nya saja. Akan tetapi dari berapa banyak jumlah dan level medali yang diraih oleh mahasiswa tersebut.

Adapun syarat medali minimal yang akan didorong untuk menjadi PNS adalah medali tingkat nasional. Selain itu juga mahasiswa yang memiliki medali tingkat internasional akan didorong menjadi PNS meskipun medali yang dimilikinya hanya satu sekalipun.

Seperti diketahui untuk menjadi seorang PNS sendiri memang ada syarat dan ketentuan mengenai batas minimal IPK. Batas minimal IPK yang boleh mendaftar adalah 2,75 untuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) dan 3,00 untuk Perguruan Tinggi Swasta (PTS).

"Outputnya jadi bukan IPK. Tapi kalau dia punya medali nasional berapa, medali internasional satu bisa jadi PNS," ucapnya.

Baca Juga: Mahasiswa Bidikmisi Raih IPK Tertinggi se-ITS

Nasir percaya jika hal ini bisa terwujud bisa menghasilkan atlet-atlet profesional yang berprestasi. Sebab kesejahteraan para atlet sudah terjamin oleh pemerintah dari mulai pendidikan hingga jaminan pekerjaan.

"Sasarannya kita bisa menghasilkan atlet berprestasi. Yang betul betul berprestasi," ucapnya.

Nasir juga percaya jika atlet-atlet yang profesional ini nantinya bisa mencegah terjadinya pengaturan skor. Sebab belakangan banyak atlet sepak bola yang tersandung pengaturan skor karena kesejahteraannya kurang terjamin.

"Ini harus kita dorong atletnya supaya tidak ada pengaturan skor. Indonesia bukan lagi dimainkan skornya. Sekarang yang terjadi atlet kita sudah dimainkan skornya," katanya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini