nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Di Depan Penerima Beasiswa, JK: Kita Masih Bahas soal Beras

Taufik Fajar, Jurnalis · Jum'at 15 Maret 2019 23:23 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 15 65 2030706 di-depan-penerima-beasiswa-jk-kita-masih-bahas-soal-beras-lpPPjaXdTk.jpg Foto: Sarasehan LPDP 2019

JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menghadiri Sarasehan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) 2019 di Gedung Kementerian Keuangan Jakarta.

Wapres Jusuf Kalla mengatakan bahwa, Indonesia pernah menjadi negara lebih maju dari Vietnam dan Thailand. Namun, saat ini mereka mengejar Indonesia dengan ketangguhan para generasi mudanya.

"Oleh karena itu kita bisa bandingkan dengan negara-negara lain yang lebih baik dari kita, di mana tentu alasan kenapa anda diberi kesempatan oleh negara untuk mendapat pendidikan yang baik di dalam maupun di luar negeri dari biaya negara agar sumbangan SDM lebih baik," ujarnya, Jumat (15/3/2019).

Baca Juga: Elek Yo Band Nyanyi Depan Wapres JK dan Ratusan Penerima LPDP

Dia menjelaskan, bahwa pendidikan di Indonesia sudah lebih baik dari sebelumnya, seperti universitas di mana-mana. Namun, pihaknya butuh perbandingan benchmark dengan negara lain. 

"Masih banyak pengangguran kita butuh orang yang kreatif lapangan kerja mengekspor kita masih lebih rendah dari negara lain kita butuh anak-anak muda yang kreatif. Saya sekarang berusaaa tak paham lagi sekarang perusahaan rugi nilainya bisa naik jadi butuh orang-orang seperti anda," ungkapnya.

Dia menuturkan buka lapangan kerja bisa ditingkatkan dengan spirit enterpreneurship. Pajak hanya dapat dari kemajuan ekonomi yang baik itu kalau pengusahanya baik.

"Jadi yang kita butuh yakni suatu usaha bersama. Di Asia ini kita yang bicara terus dasar-dasar negara-negara lain sudah tidak bicara lagi tentang padi gula garam. Itu lebih dibutuhkan upaya-upaya anak muda yang punya kreativitas tinggi. Maka anda telah diberi kesempatan baik," tuturnya.

Baca Juga: Sri Mulyani ke Penerima LPDP: Jangan Khianati RI

Bagi anda semua, lanjut dia yang baru tumbuh lebih butuh banyak kesempatan baik. Maka itu pemerintah telah memberi kesempatan kepada anda semua.

"Sebetulnya saya dan Kemenkeu ini lembaga makin baik kalau Kementerian kerjanya makin lambat. Kalau kerja Kementerian cepat lembaga ini tak maju nanti ke pakai dananya. Tentu kita akan bekerja mulai dari Pajak dan sebagainya. Jangan mengharap banyak bekerja di pemerintahan dulu mungkin hanya 5%," tegasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini