nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Thailand Kirim Polisi-Polisi Gendut ke Kamp "Penghancuran Perut"

Rahman Asmardika, Jurnalis · Sabtu 16 Maret 2019 13:26 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 16 18 2030825 thailand-kirim-polisi-polisi-gendut-ke-kamp-penghancuran-perut-DMi3TJmjXw.jpg Foto: Love Police/Facebook.

BANGKOK – Kantor-kantor polisi di Thailand mengirimkan para petugasnya yang kegemukan ke sebuah kamp penurunan berat badan sebagai bagian dari program skala nasional yang disebut sebagai “Penghancuran Perut”.

Setelah kesuksesan program awal yang berlangsung selama dua pekan, kantor polisi di Thailand telah mulai mengirim petugas mereka yang paling gemuk ke Pusat Pelatihan Polisi Pusat di Kota Pak Chong, guna ambil bagian dalam aktivitas fisik intens yang dirancang untuk menyesuaikan ukuran perut mereka.

Setiap kantor polisi akan secara berkala mengirim dua hingga tiga polisi yang kelebihan berat badan ke pusat pelatihan, di mana mereka akan berolahraga, mengendarai sepeda dan menerapkan diet sehat, kaya protein untuk mengurangi berat badan sebanyak mungkin. Program Penghancuran Perut mulai mendapatkan perhatian setelah foto-foto petugas polisi yang kelebihan berat badan yang ambil bagian dalam rutinitas latihan harian menjadi viral.

"Ada banyak masalah jika Anda seorang polisi gemuk," Sersan Mayor Senior, Sornpetch Chantarak yang mengawasi program baru diet ini.

“Kamu bekerja lambat dan bergerak lambat saat karena kesulitan bergerak. Itu tidak bisa diterima jika Anda seorang perwira yang ditugasi menangkap penjahat, karena Anda harus cekatan dan pergi dengan cepat," tambahnya sebagaimana dilansir Oddity Central, Sabtu (16/3/2019).

Sekira 200 petugas kepolisian Thailand mengambil bagian dalam program percontohan Penghancuran Perut. Hasil dari program itu mendorong pihak berwenang untuk mengimplementasikan program tanpa batasan waktu.

Menurut media laporan lokal, polisi yang beratnya mencapai 200 kilogram berhasil menurunkan berat badan hingga 60 kilogram, sementara yang sedikit kelebihan berat badan (sekira 80 kg) turun hingga 20 kg.

Dilihat dari foto-foto yang beredar, para polisi yang dikirim ke kamp dicukur dan harus ditelanjangi hingga pinggang untuk memperlihatkan perut mereka. Mereka juga dilaporkan diberikan kartu identitas individu di mana beratnya sebelum dan sesudah program dicatat untuk melacak kemajuan mereka.

Foto-foto yang di-posting di halaman Facebook Love Police mendapat cukup banyak perhatian, dengan sebagian besar komentator memuji para petugas karena bekerja keras untuk mengurangi berat badan.

"Ada baiknya Anda kehilangan beberapa berat badan. Saya selalu melihat polisi menenggak bir sambil berpatroli. Bagaimana Anda bisa menangkap penjahat seperti itu? ”Tulis seorang pengguna Facebook.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini