nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Integrasikan E-Planning dan E-Budgeting, Kemendagri: Pemda Tidak Bisa Main-Main Lagi

Achmad Fardiansyah , Okezone · Senin 18 Maret 2019 20:38 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 18 1 2031799 integrasikan-e-planning-dan-e-budgeting-kemendagri-pemda-tidak-bisa-main-main-lagi-I5s0juap9Z.jpg Foto: Kemendagri

JAKARTA - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar konferensi pers terkait peningkatan pelayanan publik lewat e-planning, e-budgeting, dan e-mutasi. Ketiganya terintegrasi dalam Sistem Online Layanan Administrasi (Si OLA) yang sudah diluncurkan Kemendagri sejak pertengahan Desember 2018.

Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo mengatakan aplikasi tersebut agar terjadi transparansi pengelolaan keuangan dan proses pembangunan di daerah. Pemerintah Pusat pun dapat memantau Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Dengan demikian, kita bisa melihat secara transparan, tahapan-tahapan pembangunan di daerah," kata Sekjen Kementerian Dalam Negeri, Hadi Prabowo, kepada wartawan, Senin (18/3/2019).

Sementara itu, menurut Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Muhammad Hudori aplikasi ini juga bertujuan agar tidak terjadi pemerintah daerah yang nakal. Karena dalam aplikasi ini, e-Planning akan tersinkronisasi dengan e-Budgeting. Sehingga, diharapkan tidak ada lagi pemerintah yang berurusan dengan hukum karena penyalahgunaan anggaran maupun kekuasaan.

"Jadi ke depan tidak bisa main-main lagi. Apalagi sudah tahu e-planning akan nyambung dengan e-budgeting," ucapnya.

Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri Syarifuddin membeberkan sudah ada beberapa daerah yang menerapkan sistem tersebut. Petugas di daerah tersebut lebih dulu dibekali bimbingan teknis.

"Sudah ada beberapa daerah, untuk melakukan antisipasi, penerapan. Ke depan daerah tak ada pilihan untuk menerapkan satu aplikasi ini," tutup Syarifuddin.

(ris)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini