nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Universitas HKBP Nomensen-PLN Siap Kembangkan Becak Listrik

Wahyudi Aulia Siregar, Jurnalis · Rabu 20 Maret 2019 15:46 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 20 65 2032639 universitas-hkbp-nomensen-pln-siap-kembangkan-becak-listrik-q87UYPvmJZ.jpg Foto: PLN Kembangkan Becak Listrik

MEDAN - PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) menggandeng Universitas HKBP Nomensen untuk mengembangkan dua prototipe becak motor bertenaga listrik. Kedua prototipe itu diestimasi akan selesai pada Mei 2019 mendatang.

General Manager PLN UIW Sumut Feby Joko Priharto mengatakan, pengembangan prototipe becak motor bertenaga listrik ini sejatinya sudah dimulai sejak Desember 2018, setelah Sumut dilintasi konvoi mobil listrik yang dibesut PLN, Universitas Borobudur dan ITS.

Baca Juga: Hadapi Revolusi Industri 4.0, Ini Cara PLN Tingkatkan Kualitas SD

PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Sumateta Utara kemudian berinisiatif membangun becak listrik dan Universitas HKBP Nommensen dipilih menjadi mitra pertama untuk membangun prototipe.

"Pada tanggal 17 Desember 2018 kami menandatangani MoU dengan Nommensen untuk pembangunan prototipe becak listrik. Rencananya akan kita luncurkan nanti bertepatan dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional 2 Mei 2019," ujar Feby saat mendampingi kunjungan Direktur Bisnis PLN Regional Sumatera, Wiluyo Kusdwiharti, ke kampus HKBP Nomensen, Medan, Rabu (20/3/2019).

Feby mengatakan, pembangunan becak listrik menjadi pilihan kendaraan listrik yang dikembangkan karena moda transportasi tersebut sudah sangat lekat dengan mobilitas keseharian masyarakat di beberapa daerah di Sumut. Seperti di Kota Medan dan Pematang Siantar.

Mobilitas masyarakat, seperti mengantar anak-anak sekolah, ibu-ibu berbelanja, pergi bekerja dan sebagainya, banyak yang menggunakan becak motor (betor). Bahkan betor sudah menjadi semacam ikon Kota Medan dan Pematang Siantar.

Baca Juga: Ini Gebrakan PLN Hadapi Revolusi Industri 4.0

Berbagai merek mesin pun sudah digunakan sebagai kendaraan penarik betor di Sumut, tetapi seluruhnya masih menggunakan energi fosil atau bahan bakar minyak. Dan karena tidak sedikit yang sudah tua, maka moda transportasi ini termasuk menjadi penyumbang polusi udara yang signifikan.

Secara nasional, Sumatra Utara merupakan daerah penyumbang polusi udara terbesar ketiga di Indonesia," ujarnya.

"Karena itulah PLN berinisiatif membangun becak listrik di Sumut, sekaligus memersiapkan migrasi energi dari fosil ke listrik. PLN Sumut memulai kampanye migrasi energi dari skala yang dinilainya relatif kecil, yakni pembuatan becak listrik," katanya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini