nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Korban Penembakan di Masjid Selandia Baru Rindu Masakan Padang Buatan Ibunya

Rus Akbar, Jurnalis · Kamis 21 Maret 2019 16:20 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 21 18 2033145 korban-penembakan-di-masjid-selandia-baru-rindu-masakan-padang-buatan-ibunya-lgMgUHlTpw.jpg Keluarga korban penembakan saat diberangkatkan ke Selandia Baru. (Foto: Rus Akbar/Okezone)

PADANG – Kondisi Zulfirman Syah, korban penembakan teroris di Masjid Al Noor, Christchurch, Selandia Baru mulai membaik. Hal ini disampaikan kakak keempat korban, Handra Yaspita saat akan berangkat ke Selandia Baru, Kamis (21/3/2019).

Handra mengatakan, adiknya saat berkomunikasi dengan keluarga mengaku rindu masakan ibunya. “Masakan mama (Yusni 71 tahun) memang enak, ini benar masakan khas Padang, seperti rendang, sala lauak, gulai pangek ikan, itu yang dia rindukan,” ujarnya.

Namun pihak keluarga tak bisa memenuhi keingingan Zulfirman. Pasalnya, makanan yang dibawa itu akan menambah lama pemeriksaan di bandara.

(Baca juga: Keluarga WNI Korban Teror Diberangkatkan ke Selandia Baru)

“Dia pengen makanan dari mama, mau merasakan masakan mama, cuma kita takut di imigrasi makin lama nanti kita di sana, kalau makin banyak kita bawa makin lambat kita, jadi lebih baik sedikit saja,” kata dia.

Foto: Rus Akbar/Okezone

Hendra mengatakan, kondisi adiknya mulai membaik, meski masih trauma. Untuk itulah, keluarga tak pernah menyinggung soal tragedi yang menewaskan 50 orang itu.

“Kita bicara happy-happy saja dan kita cerita-cerita masa kecil kita. Sudah dioperasi dua kali mudah-mudahan tidak ada lagi kelanjutannya dan Zul cepat sembuh,” kata dia.

Sebanyak empat anggota keluarga korban berangkat ke Selandia Baru bersama empat orang dari Aksi Cepat Tanggap (ACT) Sumbar.

(qlh)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini