nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peringati ke-45 Tahun Hubungan RI-Korsel, Universitas Bakrie Gelar South Korean Day

Retno Tri Wardani, Jurnalis · Minggu 24 Maret 2019 13:24 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 03 24 65 2034251 peringati-ke-45-tahun-hubungan-ri-korsel-universitas-bakrie-gelar-south-korean-day-ty8nNHyO3p.jpg Foto: Okezone

JAKARTA - Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik Universitas Bakrie (HMILPOL-UB) menyelenggarakan Guest Lecture, Seminar, dan Talk show dalam rangka menyambut kerja sama antara Indonesia dan Korea Selatan (Korsel) ke-45 atau Korean Day. Kegiatan ini berlangsung Oval Epicentrum, Jakarta Selatan.

Kegiatan ini ditujukan untuk pemuda usia 15 hingga 30 tahun, yang tertarik terhadap hubungan diplomasi antar kedua negara serta menyukai kebudayaan Korea Selatan dan Indonesia. Kegiatan tersebut mengusung tema 45 tahun memperingati hubungan diplomatik Korea Selatan dan Indonesia.

Baca Juga: Kemlu Kenalkan Aplikasi Safe Travel ke Mahasiswa Universitas Bakrie

Pada acara ini, hadir para ahli dari Dubes Korea, Pengamat Hubungan Internasional, Dosen Universitas Bakrie, Ali & Ali Consulting, Gojek Indonesia, Dresssofi. Selain Guest Lecture dan talk show, acara ini dimeriahkan oleh The Overtunes, Wendy Fajriah finalis X - Factor, dan komunitas seni pemuda yang menampilkan K pop dance cover.

Ketua Program Studi Ilmu Politik Universitas Bakrie Muhammad Tri Andika menyebutkan bahwa hubungan Indonesia dengan Korea Selatan cukup baik di berbagai bidang, seperti ekonomi, politik, dan juga punya hubungan yang sangat baik di bidang keamanan pertahanan.

Sebagaimana diketahui, saat ini Indonesia sedang mengorder kapal selam dan pesawat tempur dari Korea Selatan. Selain itu, RI juga berkolaborasi dengan Pemerintah Korea Selatan untuk mengembangkan pesawat jet tempur meskipun ada hambatan di sana sini terutama hambatan pendanaan dari pihak Indonesia.

“Namun saya fikir progresnya sangat positif dan diharapkan dapat selesai juga. Dan ini salah satu aspek yang kita optimalkan yaitu di bidang pertahanan," katanya saat ditemui di acara South Korean Day di Jakarta, Minggu (24/3/2019).

Baca Juga: Universitas Bakrie Wisuda 395 Mahasiswa, Siap Hadapi Revolusi Industri 4.0

Dia menambahkan, di bidang ekonomi Korea Selatan merupakan salah satu pasar atau mitra utama kita meskipun ada perlambatan baik dari sisi ekspor saat ini, namun saya fikir setelah pemilu nanti di mana situasi politik sudah cukup stabil. Hubungan kedua negara di bidang ekonomi juga akan menunjukkan tren positifnya.

Mengenai minat mahasiswa Korea yang datang ke Indonesia dapat dilihat cukup positif berkembang. Terutama ini sesuai dengan kebutuhan Korea Selatan untuk mengembangkan pasarnya di Indonesia sehingga mereka butuh mengirimkan SDM-SDM Korea Selatan untuk lebih paham dengan Indonesia.

"Tetapi jangan smpai ini berdampak negatif bagi kita bahwa kota juga harus mengirimkan Mahasiswa kita ke sana agar suatu saat nanti jika pasar Korea lebih besar dari Indonesia SDM kita siap menunjang perkembangan pemasaran produk Indonesia di Korea Selatan," tutur Andika.

Kegiatan tersebut menghadirkan 200 peserta yang sudah terseleksi untuk hadir dalam kegiatan ini. Mereka akan dilibatkan dalam dua sesi acara. Pertama, talk show untuk mendiskusikan mengenai peran seni dalam melawan pesan-pesan berbahaya/dangerous narratives.

Kedua, workshop dalam bentuk mentorship dari Para Expertises di bidang seni untuk menuangkan gagasan-gagasan seni Para Peserta ke dalam bentuk karya. Workshop akan terbagi atas tiga kelas yaitu Poetry Slam Class, Creative Digital Class, dan Performing Art Class. Mereka dapat memilih kelas masing-masing sesuai dengan minat dan ketertarikan masing-masing.

Konten Talkshow dalam acara ini membahas tentang “Economic Diplomacy Between Indoesia - South Korea” dan “Young Entrepreneurs in Digital Era” dimana hal ini membahas, bagaimana Indonesia bisa mempelajari mebuka usaha di Korea Selatan, sebagaiman Korea yang mampu membuka berbagai usaha yang bukan hanya di Indonesia. Pembahasan ini berfokus pada bidang perekonomian, baik Indonesia maupun Korea Selatan serta bagaimana pemuda bisa memanfaatkan peluang diera digital untuk membuka usaha.

Kegiatan ini diharapkan dapat mengedukasi para pemuda mengenai hubungan diplomasi antara Indonesia dan Korea Selatan serta dapat membuka peluang usaha dalam hubungan kerja sama ekonomi antara Indonesia dan Korea di era digital.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini