Share

Lupa Kenakan "Baju Zirah Budha" Keberuntungan, Pria Thailand Tewas Tertabrak Truk

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 25 Maret 2019 11:46 WIB
https: img.okezone.com content 2019 03 25 18 2034541 lupa-kenakan-baju-zirah-budha-keberuntungan-pria-thailand-tewas-tertabrak-truk-2bfA5G1SsH.jpg Foto: Thaich8 News.

SANOM Chantapirom, seorang pria berusia 58 tahun dari Thailand yang menjadi terkenal karena mengenakan “baju zirah Budha” yang terbuat dari puluhan jimat Budha yang diberkati untuk meningkatkan keberuntungannya dilaporkan tewas baru-baru ini karena ditabrak truk setelah meninggalkan rumah tanpa mengenakan “baju pelindung”-nya.

Chantaraphirom, seorang penganut agama Budha yang taat, pertama kali menjadi berita utama di Thailand dua tahun lalu, ketika sebuah video yang memperlihatkannya mengenakan salah satu dari beberapa “baju zirah Budha” di jalanan kota asalnya Sawaeng Ha, Provinsi Ang Thong, menjadi viral.

Para wartawan segera menghubunginya dan mengetahui bahwa pria yang mencari nafkah sebagai penarik becak itu telah mengumpulkan ratusan jimat Budha yang diberkati dari berbagai kuil di seluruh negeri dan telah membuatnya menjadi “baju pelindung” seperti rantai yang lengkap dengan sebuah helm.

Foto: Thaich8 News

Jimat Budha dianggap sebagai benda yang dapat meningkatkan keberuntungan pemakainya dalam berbagai aspek kehidupan dan hampir setiap penganut Budha di Thailand memiliki setidaknya satu jimat. Tetapi Chantaraphirom mengenakan lusinan jimat itu di atas pakaiannya sebagai tanda dedikasinya terhadap agama Budha.

Jimat Budha yang diberkati biasanya ditawarkan sebagai kuil bagi para penyembah yang menyumbangkan uang atau minyak. Jimat-jimat itu bervariasi dalam ukuran dan bentuk dan dapat dibuat dari bahan yang berbeda, seperti plester, tulang, kayu, atau logam dan biasanya menggambarkan Budha atau biksu Budha.

Benda itu diyakini dapat melindungi pemakainya dan meningkatkan keberuntungan mereka dalam berbagai aspek kehidupan, seperti pernikahan, kekayaan, kesehatan atau hubungan asmara.

Chantaraphirom mulai mengenakan salah satu dari tiga set baju jimatnya setiap hari sejak beberapa tahun yang lalu, dan orang-orang memperhatikannya. Mereka mulai bertanya kepadanya tentang jimat-jimat tersebut bahkan beberapa bertanya apakah mereka bisa meminjam mereka pada hari-hari mereka membutuhkan sedikit keberuntungan, tetapi dia selalu menolak.

Pada 2017, Aeconline News melaporkan bahwa Sanom menyarankan orang-orang untuk tidak membuat set perlengkapan Buddha mereka sendiri jika mereka tidak memiliki keyakinan yang diperlukan, karena tanpa keyakinan itu jimat-jimat tersebut tidak akan bekerja.

Diwartakan Oddity Central, bulan lalu, orang-orang yang mengingat Chantaraphirom dari pemberitaan luas mengenai “baju zirah Budha”-nya terkejut saat mengetahui bahwa dia telah meninggal dalam kecelakaan mobil yang tragis. Chantaraphirom mengemudikan becaknya pulang ketika sebuah truk datang dan menabraknya sebelum berhenti di sebuah toko di sisi jalan.

Sayangnya, kecelakaan tragis seperti itu adalah kejadian yang cukup sering terjadi di Thailand, tetapi yang menarik perhatian, terutama dalam kasus ini adalah fakta bahwa Chantaraphirom, sedang tidak mengenakan “baju zirah Budha”-nya yang terkenal saat insiden itu terjadi.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini