nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hujan Deras Berjam-jam, Garut Dilanda Banjir

Antara, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 23:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 03 27 525 2035879 hujan-deras-berjam-jam-garut-dilanda-banjir-oa093CUt3d.jpg Banjir melanda kota Garut (Foto: Antara)

GARUT - Hujan deras menyebabkan banjir menggenangi sejumlah jalanan utama perkotaan Kabupaten Garut, Jawa Barat, Rabu (27/3/2019) sore. Akibatnya, arus lalu lintas kendaraan bermotor terganggu di kota tersebut.

Seorang pengguna jalan Sigit mengatakan, sempat terjebak kemacetan akibat banjir menggenangi Bunderan STM Kecamatan Banyuresmi, bahkan sampai masuk ke kawasan kampus STHG di daerah itu.

"Banjir masuk ke lingkungan kampus, bahkan menyebabkan macet sampai Bunderan Tarogong," kata Sigit warga Tarogong Kaler seperti dikutip Antaranews.

(Baca Juga: BNPB: 22.105 KK Terdampak Banjir Luapan Sungai Citarum)

Selain kawasan itu, banjir juga dilaporkan menggenangi Jalan Terusan Pembangunan, Jalan Suherman dan jalan di kawasan Ciateul.

Seorang pengendara sepeda motor Agung mengatakan, banjir di Jalan Suherman diperkirakan setinggi lutut orang dewasa.

Ilustrasi

Tingginya air itu, kata dia, banyak pengendara sepeda motor berbalik arah menggunakan jalur alternatif untuk menghindari banjir. "Banyak pengendara sepeda motor yang mutar menghindari banjir," katanya.

Menurut dia, banjir di jalan itu tidak biasanya sampai menutupi badan jalan hingga menyebabkan kemacetan dari dua arah. "Tidak biasanya seperti ini, apalagi sampai macet, kalau sekarang banjirnya parah," katanya.

(Baca Juga: 8 Kecamatan di Kabupaten Bandung Dikepung Banjir, 6.361 Rumah Warga Terendam)

Seorang warga setempat yang mengatur arus lalu lintas di Jalan Suherman, Angga mengatakan, banjir terjadi beberapa jam setelah hujan deras terjadi sejak pukul 14.00 WIB.

Banjir tersebut, kata dia, karena luapan air dari selokan, kemudian menggenangi badan jalan dengan ketinggian air sekitar lutut orang dewasa. "Hujannya besar dari jam 2 (siang), sejam kemudian banjir di sini," katanya.

(Ari)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini