nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menristekdikti: Calon Rektor Unpad Tidak Boleh Non-PNS

Avirista Midaada, Jurnalis · Rabu 27 Maret 2019 20:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 03 27 65 2035817 menristekdikti-calon-rektor-unpad-tidak-boleh-non-pns-bh7COwTjtR.jpg Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto: Okezone)

MALANG - Obsatar Sinaga batal sebagai salah satu calon peserta Pilihan Rektor (Pilrek) Universitas Padjajaran (Unpad) Bandung. Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti) Muhammad Nasir pun melakukan klarifikasi.

Menurut Menristekdikti pembatalan salah satu calon rektor (Calrek) Unpad ini karena secara persyaratan calon rektor harus berstatuskan Pegawai Negeri Sipil (PNS).

"Karena seusai peraturan UU yang ada di Unpad, tidak boleh non-PNS, semua harus PNS. Dan yang namanya Pak Obsatar itu anggota KPI (Komisi Penyiaran Indonesia),di mana jadi anggota KPI harus berhenti sementara sebagai PNS di Unpad tersebut," jelas M. Nasir, Rabu (27/3/2019).

Baca Juga: Anselmus Tan, Sekretaris BPP Kemendagri Promosi Doktor Ilmu Pemerintahan Unpad

Nasir menambahkan, bila memang Obsatar ingin mencalonkan diri sebagai rektor Unpad terlebih dahulu harus mengundurkan diri sebagai anggota KPI dan berstatus aktif sebagai PNS kembali.

"La kalau dia ingin mencalonkan rektor harus mundur dari KPI. Tapi apa yang terjadi belum mundur dari KPI baru proses jalan baru mundur. La mana yang benar," beber pria kelahiran Ngawi 59 tahun ini.

"Kalau memang begitu harus diproses ulang, kalau memang sudah mundur baru masuk ya harus diproses ulang," tambahnya.

Baca Juga: Temuan dan Gagasan Pemikiran Anselmus Tan tentang Fiskal Daerah Diapresiasi Kemendagri

Oleh karena itu langkah untuk mengeluarkan Obsatar Sinaga dari jajaran calon rektor Unpad dirasa Menristekdikti M. Nasir cukup tepat. Namun terkait siapa penggantinya, dirinya mengembalikannya ke MWA (Majelis Wali Amanat).

"Tidak bisa masuk dan harus dikeluarkan dari calon. Belum nanti ada proses kembali harus ada tiga calon. Bagaimana mendapat 3 nanti kita serahkan ke MWA," tutupnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini