Share

Tingkat Polusi Capai Level "Bencana", Thailand Diminta Nyatakan Keadaan Darurat di Utara

Rahman Asmardika, Okezone · Senin 01 April 2019 16:21 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 01 18 2037821 tingkat-polusi-capai-level-bencana-thailand-diminta-nyatakan-keadaan-darurat-di-utara-YywSQK0Lmf.jpg Foto: The Nation.

BANGKOK - Akademisi telah mendesak Pemerintah Thailand di Chiang Mai dan sebagian besar provinsi utara negara itu karena tingkat polusi kabut asap yang berbahaya.

Diwartakan The Nation, Senin (1/4/2019) penduduk di provinsi utara disarankan untuk tetap berada di dalam bangunan ber-AC dan menghindari semua kegiatan di luar ruangan karena di beberapa daerah di Chiang Mai polusi udara mencatat tingkat PM2.5 - partikel cukup halus untuk memasuki aliran darah seseorang melalui paru-paru - melebihi 700 mikrogram per meter kubik (μg / m³) udara pada Sabtu pagi.

BACA JUGA: Bangkok Diselimuti Kabut Beracun, 400 Sekolah Diliburkan

Witsanu Attavanich, seorang dosen di Universitas Kasetsart, mengatakan setiap tingkat lebih dari 500 adalah berbahaya dan jauh melampaui kapasitas otoritas lokal untuk mengatasinya. Dia mengatakan bahwa pemerintah pusat perlu turun tangan sekarang dan menyatakan keadaan darurat.

"Level bencana PM2.5 yang demikian parah mungkin adalah level tertinggi yang pernah tercatat di Thailand," kata Witsanu.

BACA JUGA: Imbas Kabut Beracun, Warga Bangkok Mulai Batuk Darah

"Tidak perlu mempertimbangkan tingkat ancaman dari polusi udara berbahaya yang membahayakan kesehatan kita, karena menghirup hanya dalam 100 mikrogram PM2.5 dianggap sangat berbahaya bahkan untuk orang sehat."

Pada Januari, semua sekolah di Bangkok ditutup sementara ketika tingkat PM2.5 sekira 70 hingga 120 mikrogram. Namun, sejauh ini, kecuali untuk menciptakan "zona aman" di pusat kota Chiang Mai, tidak ada prosedur darurat yang telah diperintahkan oleh Otoritas Provinsi Chiang Mai.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini