nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

3 SMA di Tangsel Numpang UNBK karena Minim Fasilitas

Hambali, Jurnalis · Senin 01 April 2019 12:45 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 01 65 2037699 3-sma-di-tangsel-numpang-unbk-karena-minim-fasilitas-PTIjR3Tjph.jpg SMA Triguna (Okezone)

TANGERANG SELATAN - Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA), dimulai hari ini, Senin (1/4/2019). Tercatat untuk Kota Tangerang Selatan (Tangsel), terdapat 82 SMA negeri dan swasta yang mengikutinya.

"Ada 82 SMA di Tangsel, terdiri dari SMA negeri 12 sekolah dan SMA swasta 70 sekolah," terang Ismunadi, Koordinator UNBK Jenjang SMA Tangsel dan Helpdesk UNBK Provinsi Banten, kepada wartawan.

 Baca juga: Ujian Zaman Now Serba Online, Internet Daerah 3T Diprioritaskan

Dari total 82 SMA, rupanya masih ada 3 sekolah yang harus menggelar UNBK dengan menumpang di sekolah lain. Lantaran, belum memadainya fasilitas laboratorium komputer di sekolah tersebut.

 SMA Triguna (Okezone)

Tiga SMA itu adalah, SMA Moh. Husni Thamrin yang menumpang di SMA Triguna Utama, Ciputat. Lalu SMA IT Al Husainy bergabung di MA Nur As-Sholihat Serpong, dan SMA Seruni Putih menggelar UNBK di SMA Taruna Mandiri.

 Baca juga: Tinjau UNBK, Wali Kota Jaktim: Kerjakan Soal dengan Tenang dan Jangan Terjebak

Diketahui, peserta didik SMA Moh. Husni Thamrin yang mengikuti UNBK berjumlah 52 siswa, SMA IT Al-Husainy berjumlah 23 siswa, dan SMA Seruni Putih sebanyak 8 siswa. Tak ada persiapan khusus dalam menggelar UNBK gabungan itu, karena siswa masing-masing sekolah hanya dipisahkan pada sesi jadwal masing-masing.

Kepala SMA Triguna Utama, Sudarmanta, mengatakan, penggabungan UNBK antara siswa sekolahnya dengan siswa dari SMA Moh. Husni Thamrin semata-mata mengikuti Petunjuk teknis (Juknis) membantu sekolah yang tak memiliki kelengkapan alat komputer.

 Baca juga: Cerita Siswa SMAN 70 Jakarta Jalani UNBK Tanpa Hambatan

"Karena waktu itu padat semua, jadi akhirnya diarahkan untuk menumpang tempat ujian di Triguna Utama. Ini guru-gurunya datang ke sini, Kepala Sekolahnya juga datang, ini kan bagus banyak manfaatnya juga buat silaturahmi," jelas Sudarmanta saat dikonfirmasi.

Namun sayangnya, pihak SMA Triguna Utama tak memperkenankan sejumlah wartawan mengamati dari dekat penyelenggaraan UN yang dilaksanakan oleh siswa dari 2 sekolah itu.

"Kami mohon maaf, karena kami juga ingin menjaga konsentrasi para siswa yang ujian ini. Jadi kami hanya membatasi sampai di bagian depan gerbang saja, harap memaklumi," ujar Nirachmat, Ketua Lembaga Pengembangan dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Yayasan Triguna Utama di lokasi.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini