nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Tak ada Jaringan Internet 30 SMA Sederajat di Sumbar Ujian Nasional Pakai Kertas dan Pensil

Rus Akbar, Jurnalis · Senin 01 April 2019 19:07 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 01 65 2037920 tak-ada-jaringan-internet-30-sma-sederajat-di-sumbar-ujian-nasional-pakai-kertas-dan-pensil-10UQO3SRz5.jpg Ilustrasi Ujian Nasional Kertas dan Pensil (foto: Okezone)

PADANG- Tak ada jaringan internet SMKN 2 Kepulauan Mentawai yang berlokasi Desa Muara Siberut, Kecamatan Siberut Selatan, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat mereka melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer.

Kepala SMKN 2 Mentawai, Amati Telaumbanua mengatakan, mereka hanya dapat melaksanakan UN berbasis kertas dan pensil (UNKP). “Ujian Nasional sebelumnya telah direncanakan dengan komputer namun batal dilaksanakan karena jaringan internet belum ada, terpaksa tahun ini ujian yang dilaksanakan hanya ujian UNKP saja, tahun 2020 UNBK akan dilaksanakan," kata Amati, Senin (1/4/2019)

Baca Juga: Mendikbud Pantau Ujian Nasional SMP di Mimika 

Amati mengatakan, mereka telah memiliki sebanyak 30 unit komputer namun tak punya internet. Ujian dimulai pada 25-28 Maret dengan mata ujian Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris dan teori kejuruan. Ujian dimulai pada pukul 10-30-12.30 WIB yang diikuti sebanyak 36 siswa.

Ujian Nasional Kertas dan Pensil (foto: Okezone)	 

Pelaksanaan ujian nasional, tak ada kendala meski masih memakai sistem di luar jaringan (luring). Setelah UN, siswa masih harus mengikuti satu ujian lagi yakni Ujian Kompetensi Keahlian (UKK) yang digelar pada 15-16 April sesuai jurusan masing-masing.

Hal yang sama juga terjadi SMAN 1 Siberut Utara meski sudah ada komputer dan jaringan internet namun tidak memadai, jumlah komputer yang belum cukup dan jaringan internet yang masih lelet. Di SMAN 1 Siberut Utara, Kecamatan Siberut Utara peserta UN sebanyak 141 orang terdiri dari jurusan IPA sebanyak 59 siswa dan IPS sebanyak 82 orang. Sekolah ini masih menerapkan UN berbasis kertas dan pensil (UNKP).

"Kita masih menggunakan kertas dan pensil," kata Kepala SMAN 1 Siberut Utara, Paulus Sikaraja hari ini.

Ketua Panitia Ujian Nasional Sumatera Barat Bustavidia mengatakan adapun daerah yang masih melaksanakan Ujian Berbasis Nasional Kertas dan Pencil (UNKP), seperti di Kepulauan Mentawai, Kabupaten Solok, dan beberapa daerah lainnya yang masih terkendala soal sinyal internet dan jaringan listrik.

“Untuk UN SMA yang melaksanakan kertas dan pensil dilaksanakan di 12 SMA negeri dan swasta dengan peserta 756 orang. UNKP MA di 3 sekolah swasta pesertanya 61 orang. SMALB ada 12 sekolah negeri dan swasta pesertanya 30 orang. Untuk SMK ada 3 sekolah negeri dan pesertanya 110 orang," terangnya.

Sementara ada 710 sekolah dengan 83.547 siswa/siswi SMA sederajat di Sumatera Barat, mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019.

Baca Juga: 3 SMA di Tangsel Numpang UNBK karena Minim Fasilitas 

"Tahun ini jumlah sekolah yang akan melaksanakan UNBK itu untuk SMA diikuti 306 SMA negeri dan swasta. MA dilaksanakan 204 sekolah, sementara untuk SMK dilaksanakan 200 sekolah," katanya.

Dia menjelaskan, untuk sekolah yang akan mengikuti UNBK itu untuk SMA negeri ada 219 sekolah, SMA swasta 87 sekolah. MA negeri 48 sekolah, dan MA swasta 156 sekolah. SMK negeri 107 sekolah dan SMK swasta 93 sekolah. Sedangkan untuk total pesertanya SMA 46.550 siswa, MA 10.290 siswa, dan SMK sebanyak 26.707 siswa.

(fid)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini