nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Toyota Fortuner Masih Jadi Primadona di Pasar Ekspor

Mufrod, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 17:28 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 02 15 2038329 toyota-fortuner-masih-jadi-primadona-di-pasar-ekspor-i1pJQN7kFm.jpg Toyota Ekspor Fortuner ke berbagai negara (Foto: Ist)

JAKARTA – Toyota Fortuner menjadi model yang mendukung pertumbuhan ekspor mobil dari Indonesia ke beberapa negara tujuan. Meski tahun lalu krisis ekonomi global sempat memengaruhi kinerja ekspor industri automotif tanah air.

Selama dua bulan pertama di 2019, pertumbuhan kembali terjadi di pasar ekspor dari Indonesia, dimana kenaikan 4 persen selama Januari hingga Februari mampu membukukan volume pengiriman sebanyak 30.550 unit dibanding periode sama sebesar 29.500 unit.

Diantara model yang dikirimkan, Toyota Fortuner tetap menjadi primadona dengan total pengapalan sebanyak 7.890 unit atau berkontribusi 26 persen sepanjang dua bulan pertama. Meski mengalami kenaikan, kondisi angka 4 persen tak lepas dari pemulihan kondisi krisis ekonomi global seperti proteksi dan perang dagang yang dilakukan beberapa negara.

 

Kondisi ekonomi global saat ini menurut Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN), Bob Azam, sangat kurang menguntungkan, namun demikian, tetap berupaya untuk menjaga konsistensi kinerja ekspor agar tetap tumbuh positif. Hal ini salah satunya didukung oleh kekuatan brand Toyota yang memberikan jaminan kualitas bagi pelanggan di berbagai belahan dunia.

"Pertumbuhan di dua bulan pertama ini merupakan sebuah permulaan yang cukup baik dalam memberikan optimisme bagi pencapaian kinerja ekspor yang positif. Kami menargetkan pertumbuhan ekspor tahun 2019 ini naik di atas 5%,” katanya dalam keterangan resmi yang diterima Okezone, Selasa (2/4/2019).

Dari 9 model ekspor CBU Toyota, 2 model SUV menyumbangakan kontribusi besar terhadap ekspor yaitu sebanyak 43%. Hal ini tidak lain menunjukan bahwa tren permintaan pasar global terhadap model SUV sangat tinggi.

 

Selain Fortuner yang menjadi primadona, kontributor kedua model hatchback Agya (atau disebut Toyota Wigo di negara tujuan ekspornya) dengan volume sebanyak 5.900 unit (19%) dari total performa ekspor kendaraan utuh bermerek Toyota. Tempat ketiga diduduki oleh model SUV kecil Rush dengan total 5.330 unit (17%).

Selain tiga model ekspor favorit tadi, model-model CBU bermerek Toyota produksi Indonesia yang juga turut meramaikan pasar internasional adalah Vios 3,270 unit, Avanza 4.180 unit, Town Ace/ Lite Ace 2.280 unit, serta Kijang Innova, Sienta, dan Yaris dengan total 1.700 unit.

 

“Dominasi ekspor model SUV mencerminkan bahwa minat pasar global terhadap model SUV semakin tinggi. Sebagai salah satu produsen SUV dengan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang tinggi, Toyota Indonesia terus meningkatkan daya saing produk SUV sehingga dapat menjadi salah satu pemain aktif untuk mengisi pasar global tanpa mengesampingkan pemenuhan permintaan konsumen di pasar domestik,”pungkas Bob Azam.

Sepanjang bulan Januari 2019, TMMIN berhasil mengapalkan CKD sebanyak 6.500 unit, mesin utuh bensin sebanyak 17.000 unit, mesin utuh etanol sebanyak 1.500 unit, serta komponen kendaraan sebanyak 17 juta buah. Produk-produk ekspor bermerek Toyota ini berhasil merambah ke lebih dari 80 negara di kawasan Asia, Pasifik, Timur Tengah, Amerika Latin dan Afrika.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini