nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Gunung Agung Dilanda 7 Kali Gempa, Ini Zona Perkiraan Bahayanya

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 02 April 2019 11:47 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 02 244 2038158 gunung-agung-dilanda-7-kali-gempa-ini-zona-perkiraan-bahayanya-KbBo3nMxDS.jpg Gunung Agung di Bali (Dok Okezone)

JAKARTA – Gunung Agung dilanda tujuh kali gempa sejak Senin 1 April hingga pukul 06.00 Wita pagi tadi. Masyarakat atau wisatawan dilarang mendekat atau beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari kawah puncak gunung api tertinggi di Bali itu.

Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM, Selasa (2/4/2019), melaporkan berdasarkan data di seismograf, gunung agung kemarin dilanda dua kali gempa vulkanik dangkal, dua gempa tektonik jauh dan sekali gempa tektonik lokal.

Sementara pada Selasa dini hari tadi dari pukul 00.00 hingga 06.00 Wita, terjadi dua kali gempa tektonik jauh.

“Dari kemarin hingga pagi ini visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut, teramati asap kawah utama berwarna putih dengan intensitas tipis tinggi sekitar 200 meter dari puncak. Angin bertiup lemah hingga sedang ke arah barat,” sebut PVMBG dalam laman resminya.

PVMBG merekomendasikan agar masyarakat, pendaki atau wisatawan tidak melakukan aktivitas apapun di Zona Perkiraan Bahaya yaitu di seluruh area dalam radius 4 Km dari kawah puncak Gunung Agung.

Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung diminta mewaspadai potensi ancaman aliran lahar hujan yang dapat terjadi terutama pada musim hujan dan jika material erupsi masih terpapar di area puncak gunung setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu.

“Area landaan aliran lahar hujan mengikuti aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung,” sebut PVMBG.

Status Level III (Siaga) Gunung Agung hanya berlaku di dalam radius 4 Km dari kawah puncak. Di luar area tersebut aktivitas dapat berjalan normal dan masih tetap aman, namun harus tetap menjaga kewaspadaan.

Gunung Agung terakhir erupsi pada 28 Maret 2019 pukul 18.25 Wita.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini