nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Harley Davidson Berisiko Tak Miliki Pekerja di Pabrik Motornya

Mufrod, Jurnalis · Kamis 04 April 2019 14:32 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 04 15 2038989 harley-davidson-berisiko-tak-miliki-pekerja-di-pabrik-motornya-pTpgmjhxmA.jpg Pabrik Harley Davidson (Foto: Rideapart)

WISCONSIN - Produsen sepeda motor Harley Davidson saat ini tengah menghadapi masalah terkait tenaga kerja pabriknya, terkati enggannya para karyawan untuk memperpanjang kontrak.

Kondisi tersebut akan secara langsung berdampak pada produksi sepeda motor gede asal Amerika Serikat ini, meski dalam beberapa tahun ke belakang, penjualan Harley memang tengah turun.

 

Harley Davidson dan sarekat pekerja pabrik saat ini tengah mencari solusi dari permasalah yang timbul. Dimana banyak aturan yang dinilai para pekerja tidak sesuai dan hanya akan menyulitkan para karyawan.

Harley dan United Steelworkers mencapai kesepakatan sementara untuk memperpanjang kontrak serikat yang telah berakhir hingga 14 April, sementara negosiasi sedang berlangsung.

Sementara pekerja mulai memprotes status quo selama istirahat makan siang mereka, menurut WTMJ, sumber anonim berkomentar bahwa tidak ada pembicaraan mogok saat ini. Pekerja saat ini ditawari kondisi yang sama dengan yang dihormati di bawah kontrak sebelumnya sampai mereka akhirnya bisa mencapai kesepakatan.

 

Sumber itu juga menambahkan bahwa menurut mereka, kontrak telah ditolak bukan karena uang, tetapi karena verbage dalam perjanjian yang diperbarui itu "sangat buruk" ketika menyangkut masalah-masalah tertentu. Demikian seperti dikutip dari Rideapart, Kamis (4/4/2019).

Tahun lalu Harley Davidson telah mengumumkan penutupan pabriknya di Kansas City dan akan membuka fasilitas pabrik baru di Thailand. Terkait kebijakan yang dilakukan Donald Trump.

Ditengah penjualan yang sangat sulit dan kebijakan yang tak mendukung bagi Harley Davidson, menjadi salah satu kondisi kekhawatiran para karyawan terhadap kelangsungan bisnis tersebut.

(muf)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini