nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kebakaran Hutan Besar Paksa Korea Selatan Umumkan Keadaan Darurat Nasional

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 05 April 2019 20:48 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 05 18 2039689 kebakaran-hutan-besar-paksa-korea-selatan-umumkan-keadaan-darurat-nasional-l899jTz9Ik.jpg Foto: AFP.

SEOUL – Pemerintah Korea Selatan mengumumkan keadaan darurat nasional setelah kebakaran hutan besar melanda sebagian wilayah Negeri Ginseng pada Jumat. Otoritas Korea Selatan telah menerjunkan 900 mesin pemadam kebakaran dan puluhan ribu personel untuk mengendalikan kobaran api.

Foto-foto dan tayangan televisi memperlihatkan pemandangan mengerikan dinding api yang membuat langit malam terang benderang, dengan gedung dan bangunan yang terbakar. Asap tebal menutupi langit dan perbukitan pada siang hari.

Api berkobar Kamis malam di sepanjang jalan di Kota Goseong, timur laut Korea Selatan yang berjarak hanya sekira 45 kilometer dari perbatasan dengan Korea Utara.

Pemerintah mengatakan, tiupan angin kencang membuat api dengan cepat menyebar melalui daerah pegunungan, membakar 400 rumah dan 500 hektar tanah.

BACA JUGA: 4.000 Orang Mengungsi Imbas Kebakaran Hutan Landa Korea Selatan

Berdasarkan keterangan pihak berwenang yang dilansir AFP, Jumat (5/4/2019), hampir 4.000 orang dievakuasi dengan satu orang tewas dan 11 lainnya mengalami luka-luka.

Lebih dari 870 mobil pemadam kebakaran dan sekitar 10.000 personel darurat dikirim untuk melawan kobaran api. Militer mengirim 32 helikopter, bersama dengan mobil pemadamnya sendiri dan 16.500 tentara, untuk membantu.

"Untungnya, kebakaran utama telah dikendalikan," kata Gubernur Provinsi Choi Moon-soon dalam wawancara radio dengan YTN. Dia menambahkan bahwa bagian lain masih terbakar.

Pemerintah pusat mendeklarasikan keadaan bencana nasional, memberikan hak kepada daerah-daerah yang terkena dampak bantuan khusus termasuk barang dan peralatan, dan memberlakukan larangan masuk ke zona berbahaya.

Seoul terakhir kali membuat deklarasi seperti itu pada 2007, ketika tanker pembawa minyak mentah membocorkan ribuan ton minyak ke laut lepas pantai barat.

Presiden Moon Jae-in mengatakan kepada para pejabat untuk mengambil semua langkah yang diperlukan untuk mengatasi kebakaran dahsyat itu, dan untuk berhubungan dengan pihak berwenang Korea Utara jika api mendekati perbatasan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini