nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Okezone Bekali Mahasiswa Moestopo Jadi Jurnalis Online

Okky Wanda lestari, Jurnalis · Jum'at 05 April 2019 19:35 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 05 65 2039651 okezone-bekali-mahasiswa-moestopo-jadi-jurnalis-online-B5HNVcMzsZ.jpg Foto: Mahasiswa Moestopo Berkunjung ke Redaksi Okezone

JAKARTA – Mahasiswa Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama) yang tergabung dalam Lembaga Pers Mahasiswa (LPM) Diamma, berkesempatan melakukan kunjungan media ke kantor redaksi Okezone.com.

Dalam kunjungan tersebut, mahasiswa dari berbagai fakultas ini antusias bertanya mengenai pembuatan naskah berita online dengan variasi angle yang unik, sehingga bisa menarik minat pembaca.

 

Redaktur Pelaksana Okezone.com Rani Hardjanti mengatakan, seorang wartawan online harus jeli dalam memecah sebuah peristiwa menjadi berita dengan berbagai angle.

"Contoh yang ringan, kalau nanti teman-teman sudah terjun ke dunia wartawan online, ditugaskan meliput suatu acara seminar yang menyajikan 5 orang pembicara, minimal kalian bisa mendapatkan 6 berita, dari mana saja? Satu berita acaranya dan lima lagi dari masing-masing pembicaranya,” ujarnya di Meeting Room, Gedung Inews Center, Jakarta, Jumat (5/4/2019).

 Baca Juga: Puluhan Mahasiswa IAIN Metro Lampung Antusias Kunjungi Okezone

Selain itu, Rani memberi tips bagaimana membuat dan mengubah angle suatu berita yang monoton menjadi menarik. Tips yang pertama, tidak fokus pada talking news saja, tetapi pengamatan pandangan mata terhadap keadaan peristiwa pun bisa menjadi sebuah berita. “Misalkan berita kematian, jajaran karangan bunga pun bisa menjadi berita,” ujarnya.

Sementara itu, Asisten Redaktur Pelaksana Okezone.com Widi Agustian di depan para mahasiswa menceritakan pengalamannya sebagai koordinator liputan tentang bagaimana memecah sebuah berita.

 

Dia mengatakan, untuk memecah sebuah angle caranya sangat mudah yaitu memulai membiasakan diri dengan membaca.

“Dulu ketika pertama kali saya jadi wartawan setiap pukul 07.00 sampai kantor, saya sudah mulai harus baca semua koran yang ada di atas meja, kebetulan ada 16 koran, tapi enggak mungkin saya baca semuanya kan? Saya pilih beberapa media nasional yang mainstream, saya baca sampai habis, ingat. Harus sampai habis,” katanya.

Dia menegaskan, dengan kebiasaan membaca akan mudah menemukan angle di setiap momentum peristiwa yang akan diliput.

 Baca Juga: Mantap! 80 Mahasiswa UNPAR Kunjungi Kantor Redaksi Okezone

Kunjungan tersebut berlangsung cukup lama, karena diskusi dengan para mahasiswa diwarnai banyak pertanyaan. Pertanyaan yang dilontarkan seputar kode etik junalistik, bagaimana cara Okezone bisa duduk di posisi tiga besar media portal di Indonesia dan juga tentang coverboth sides berita.

Setelah selesai berdiskusi, para mahasiswa pun berkesempatan melihat-lihat ruang Redaksi Okezone dan bertanya langsung dengan para Redaktur dan Tim Multimedia mengenai tugas sehari-hari sebagai seorang jurnalis dan mengemas berita video agar ciamik untuk disuguhkan. Acara pun ditutup dengan sesi foto bersama di ruang Redaksi.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini