nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Peserta SBMPTN 2019 Dinilai Terbiasa Ujian Berbasis Komputer

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 06 April 2019 16:02 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 06 65 2039914 peserta-sbmptn-2019-dinilai-terbiasa-ujian-berbasis-komputer-K55b1pPoAC.jpg Ilustrasi: (Foto: Okezone)

JAKARTA - Pada Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2019 diterapkan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) secara nasional. Dua tahun sebelumnya sistem ini juga sudah diterapkan, namun bersifat uji coba dengan jumlah wilayah dan peserta yang terbatas.

Pada tahun 2017 jumlah peserta UTBK sebanyak 20.860 peserta, kemudian pada tahun 2018 menjadi 26.181 peserta. Pada periode tersebut masih diterapkan Ujian Tulis Berbasis Cetak (UTBC).

Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) memastikan ujian berbasis komputer ini sudah dikuasai oleh para peserta. Mengingat tahun ini, penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) sudah berbasiskan komputer secara nasional. Sehingga bukan permasalahan jika diterapkan UTBK secara nasional pada tahun ini.

Baca Juga: Jumlah Pendaftar UTBK Gelombang II Capai 361.366 Siswa

"Ujian berbasis komputer itu sendiri sudah hal biasa bagi siswa karena UN juga sudah menggunakan basis komputer, jadi bagi siswa sebenarnya sudah biasa," ujar Wakil Ketua 1 Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Joni Hermana kepada Okezone, Sabtu (6/4/2019).

Dia menjelaskan, pelaksanaan UTBK juga bukan hal baru bagi LTMPT sebab sudah dilakukan sejak dua tahun lalu. Maka di tahun ketiga ini, Joni menilai pihaknya sudah mampu menyiapkan dengan baik untuk penyelenggaraan UTBK secara nasional.

Termasuk soal penyelenggaraan tes di daerah, menurutnya, LTMPT sudah melakukan sosialisasi agar semua peralatan bisa berjalan dengan baik. "Kita sudah mengatasi kondisi-kondisi yang kemungkinan terjadi di daerah, seperti soal kesulitan dalam peralatan. Itu sudah antisipasi semua," katanya.

kampus

Adapun UTBK akan berlangsung pada 13 April-4 Mei 2019 untuk gelombang pertama, sedangkan gelombang kedua pada 11 Mei-26 Mei 2019. Di mana ujian akan digelar 10 kali di setiap gelombangnya dengan materi tes potensi skolastik (TPS) dan tes kompetensi akademik (TKA).

Nantinya, dalam 10 kali tes itu akan ada dua sesi tes yaitu pada pagi dan siang, sehingga akan ada sebanyak 20 sesi. Namun tes dikecualikan pada hari libur nasional. Adapun pengumuman hasil tes akan keluar paling lambat 10 hari setelah pelaksanaan UTBK.

"Jadi nanti kurang lebih ada sekitar 80.000 peserta setiap kali tes," ujar Joni.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini