nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kampanye Terbuka, Caleg Perindo Henry Indraguna: Suara Anda Itu Mahal!

Bramantyo, Jurnalis · Minggu 07 April 2019 16:04 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 07 512 2040211 kampanye-terbuka-caleg-perindo-henry-indraguna-suara-anda-itu-mahal-cMOZTKhN9F.jpg Foto: Bramantyo/Okezone

SOLO - Ratusan orang yang tergabung dalam Organisasi Massa Tikus Pithi secara bulat mendukung Calon Legislatif (Caleg), Daerah Pemilihan (Dapil) Jateng V dari Partai Perindo Henry Indraguna, sebagai anggota DPR di pemilihan legislatif (Pileg) 2019 ini.

Dukungan terhadap Henry dari organisasi Tikus Pithi ini diberikan secara langsung dalam kampanye terbuka di Lapangan Penumping, yang terletak di jalan Ki Ageng Mangir no 8 Penumping, Laweyan, Solo.

Dalam orasi politiknya, Henry yang datang bersama artis ibukota diantaranya Delon, Yama Carlon, Evelin, kembali mengingatkan kader ormas Tikus Pithi tentang politik amplop yang akan menyerang mereka menjelang pencoblosan 17 April 2019 ini.

"Enam bulan pencalegan ini, ada tidak caleg yang datang ke daerah ini," teriak Henry, Minggu (7/4/2019).

 sd

"Kemana saja mereka, terus apa kerja mereka, tidur saja. Kalau masih jadi caleg saja tidak mau datang, ada tidak anggota dewan lima tahun ini datang kesini. Ada tidak, 10 tahun lalu ada tidak," teriak Henry lagi yang kembali dijawab tidak ada oleh massa.

Menurut Henry, caleg yang tak mau datang tak mau turun ke bawah menemui masyarakat ini jangan dipilih sebagai wakil mereka. Henry meminta masyarakat untuk memilih anggota dewan yang benar-benar mau bekerja untuk rakyat.

Biasannya, ungkap Henry, caleg model seperti itu hanya mengandalkan bagi-bagi amplop belaka. Mereka merasa yakin dengan membagikan amplop sebesar Rp25 ribu hingga Rp100 ribu atau Rp200 ribu sudah merasa cukup.

Padahal, ungkap Henry, bila masyarakat mengetahui harga satu mereka cukup mahal, sudah pasti masyarakat akan menolak amplop dari para caleg yang cukup murah.

"Tahu tidak berapa pasaran harga suara di 2019 ini tahu tidak. Harga satu suara itu bukan Rp25 ribu atau Rp200 ribu. Jadi kalau para caleg itu memberi amplop hanya Rp25 ribu tolak. Karena satu suara saudara-saudara itu semua seharga Rp80 juta," tegasnya yang di sambut teriakan hidup Henry.

 sd

Karena, ungkap Henry, satu suara pemilih itu sangat penting untuk bisa menentukan wakil-wakil mereka di parlemen nanti.

"Jangan asal milih, karena satu suara anda itu sangat mahal harganya. Pilih wakil anda di parlemen yang benar-benar mau bekerja dan mau menemui masyarakat. Jadi di pemilu ini sudah saatnya untuk ganti anggota DPR. Ganti itu mereka yang kerjaannya tidur melulu di parlemen,jangan pilih lagi mereka yang tak mau turun kebawah," katanya lagi.

Sebelum meninggalkan lokasi kampanye terbuka, Henry pun kembali mensosialisasikan surat suara. Henry mengajarkan masyarakat dimana letak partai Perindo di surat suara.

"Ingat 17 April nanti untuk memilih 91. 9 untuk partai Perindo, Satu untuk Henry Indraguna. Tidak ada foto saya di surat suara. Buka surat suara, pegang surat suara di bagian tengah. Nah, jempol bagian kiri kita itu pas sudah berada di Partai Perindo nomer 9. 9 di coblos, terus nomer satu jangan lupa di coblos, sambil ucapkan I Love you pull," teriaknya.

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini