nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sebar Tim Patroli Anti Politik Uang, Bawaslu Tangsel Pantau Kediaman Petinggi Parpol

Hambali, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 21:23 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 11 338 2042275 sebar-tim-patroli-anti-politik-uang-bawaslu-tangsel-pantau-kediaman-petinggi-parpol-ARhkaqTW8V.jpg Bawaslu Tangerang Selatan, M Acep (Foto: Hambali/Okezone)

TANGERANG SELATAN - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) akan menyebar tim patroli anti politik uang pada masa tenang tanggal 14 hingga 16 April 2019. Sejumlah lokasi yang paling dipantau adalah kediaman petinggi Partai Politik (Parpol).

Ketua Bawaslu Tangsel, M Acep, menuturkan, Bawaslu RI telah membuat surat edaran agar dibentuk tim patroli mengantisipasi terjadinya kecurangan dan pelanggaran melalui politik uang. Patroli akan dikonsentrasikan pada beberapa lokasi, diantaranya adalah Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berdekatan dengan rumah petinggi partai.

"Biasanya mereka yang mencalonkan diri kembali sebagai Caleg kan pengurus Parpol, termasuk petinggi dan Ketua-nya. Maka nya tim patroli akan mengawasi TPS yang terletak di area kediaman mereka. Karena dikhawatirkan, mereka akan melakukan berbagai cara untuk memenangkan suara di sekitar kediaman mereka," jelasnya kepada Okezone, di Serpong, Kamis (11/4/2019).

Baca Juga: BPN Nilai Surat Suara Tercoblos di Malaysia Jadi Bukti Kecurangan Kian Terlihat

Bawaslu

Dikatakan Acep, pihaknya juga terus mengawasi beberapa indikator yang menjadi indeks kerawanan dalam penyelenggaraan Pemilu yaitu, politik uang, netralitas ASN, netralitas penyelenggara Pemilu, akses pengawasan, dan partisipasi pemilih.

"Sebagai contoh saja, di Tangsel ini banyak mantan ASN yang maju menjadi Caleg. Sehingga aroma pejabatnya masih terasa, jadi saat dia menghubungi mantan anak buahnya dahulu itu sangat mungkin dituruti," katanya.

Nantinya, dilanjutkan Acep, tim patroli akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dalam pelaksanaan teknis di lapangan. Pada titik-titik lokasi yang sudah dipetakan itu, petugas dimungkinkan melakukan pengecekan pada setiap orang yang dicurigai menerapkan politik uang.

"Jadi bisa saja memeriksa orang yang dicurigai, mengecek barang bawaannya. Hal ini kita tentu berkoordinasi dengan pihak kepolisian," ucapnya.

Ditambahkannya, Bawaslu Kota Tangsel terus mengantisipasi berbagai bentuk pelanggaran menjelang 17 April 2019 nanti. Langkah antisipasi pun telah disiapkan, dimana banyak mengacu pada penyelenggaraan Pemilu sebelumnya.

"Indeks kerawanan itu kita ambil berdasarkan pengalaman saat Pemilu 2009 (Pilpres), 2010 Pilkada Tangsel (Pilwalkot), Pilpres 2014, dan Pilgub 2017 (Banten)," katanya.

(edi)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini