nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Catat, Generasi Milenial Harus Miliki Digital Talent

Rani Hardjanti, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 12:40 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 11 65 2041984 catat-generasi-milenial-harus-miliki-digital-talent-2Cm7DH4WMM.jpg Menkoinfo Rudiantara tekankan pentingnya digital talent bagi generasi milenials. (Foto Dok UI)

DEPOK - Indonesia akan menghadapi tahun bonus demografi pada 2030. Untuk itu Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara menegaskan, Indonesia membutuhkan anak muda atau milenial yang memiliki digital talent.

“Salah satu permasalahan kita adalah sumber daya manusia. Indonesia butuh rata-rata 600 ribu digital talent setiap tahunnya,” katanya, seperti dikutip dari situs Universitas Indonesia, Kamis (11/4/2018). Rudiantara hadir di Kampus Kuning dalam rangka acara Pekan Komunikasi yang digelar oleh Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia (FISIP UI) di Balai Sidang.

Menurutnya, Kominfo telah menghadirkan program Digital Talent Scholarship. Pada tahun 2018 yang lalu, Kominfo telah membuka pilot project kepada serbu digital talent.

Baca Juga : RI Butuh 9 Juta SDM Digital Talent

“Tahun ini, pemerintah akan kembangkan 20 ribu digital talent, maksimalnya 25 ribu. Mudah-mudahan tahun ini 20 ribu tercapai. Tahun depan, akan kita tingkatkan lagi,” harapnya.

Rudi menjelaskan, pada tahun 2017, consuming class atau kelas menengah di Indonesia sendiri telah mencapai 45 juta. “Jadi ada 135 juta consuming class di Indonesia pada 2030 nanti. Kalau teman-teman mahasiswa sekarang usianya rata-rata 21 atau 22 tahun, 10 tahun ke depan akan memasuki bonus demografi di Indonesia,” lanjut Rudiantara.

Baca Juga : Kominfo Siapkan Ribuan Talenta Digital di 2019

Karena itu, ia mendorong generasi muda untuk mengembangkan prestasi dan membawa Indonesia sampai ke kancah Internasional. Menurutnya, kesempatan itu terbuka seiring dengan mudahnya akses teknologi dan informasi.

Kemudian Rudiantara memproyeksikan bahwa pada tahun 2030 ada beberapa hal yang akan terjadi di Indonesia.

Pertama, Indonesia akan berada di puncak bonus demografi. Hal ini, menurutnya, berarti Indonesia akan memiliki jumlah usia produktif dua kali lipat dari usia non-produktif.

Kedua, kondisi perekonomian Indonesia akan semakin kuat. “Ekonomi Indonesia pada tahun 2030, akan sama dengan ekonomi seluruh negara di ASEAN jika saat ini digabungkan,” jelasnya.

Ketiga adalah bertambahnya consuming class. Indonesia akan memiliki tambahan consuming class sebanyak 90 juta jiwa.

Karena itu Rudiantara, mengungkapkan harapannya bagi anak muda Indonesia. “Negara kita bergantung pada generasi muda,” pungkasnya.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini