nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

H-2 UTBK, Universitas Brawijaya Siapkan Bolpoin hingga Kertas Buram

Feby Novalius, Jurnalis · Kamis 11 April 2019 18:14 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 11 65 2042074 h-2-utbk-universitas-brawijaya-siapkan-bolpoin-hingga-kertas-buram-xBz12AGLQF.jpg Ilustrasi (Foto: Okezone)

JAKARTA - Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) memasuki babak H-2 alias tinggal dua hari lagi. Universitas Brawijaya sebagai salah satu PTN favorit sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi penyaringan siswa kelas XII SMA menuju bangku kuliah.

Salah satu persiapan yang telah dilakukan adalah dengan menggelar Pengarahan dan Sosialisasi akhir UTBK kepada seluruh pengawas. Sosialisasi yang diadakan di gedung Widyaloka tersebut dihadiri oleh Koordinator Pengawas UTBK SBMPTN Heri Prawoto Widodo, S.Sos, M.AB., Plt. Kepala Biro Akademik dan Kemahasiswaan Drs. Agus Yuliawan Surasdiyanto, dan Koordinator Bidang Komunikasi Rizki Trisnadi, S.T.

Heri Prawoto dalam pemaparannya menjelaskan hal-hal teknis terkait UTBK mulai dari tata tertib ujian, dokumen-dokumen yang harus diserahkan, serta pembagian ballpoin pada saat ujian.

"Saat ini kami sudah menyediakan ballpoin untuk 10 sesi ujian. Pada ujian nanti setiap siswa akan mendapatkan satu ballpoin. Kami juga sudah menyediakan kertas buram untuk coretan. Kertas buram dan ballpoin nantinya akan dikembalikan ke pengawas atau tidak boleh dibawa pulang," kata Heri, seperti dikutip dari situs Universitas Brawijaya, Kamis (11/4/2019).

Baca Juga: UTBK Sudah di Depan Mata, Peserta Ujian Harus Perhatikan Ini

Heri juga mengimbau agar setiap pengawas berhati-hati dalam mengambil map karena warna map disesuaikan dengan pelaksanaan ujian.

"Hati-hati mengambil map. Jika pengawas salah mengambil map maka akan fatal karena di dalam map berisi daftar kehadiran peserta dan form penting seperti daftar hadir petugas, Album Bukti Hadir Peserta (ABHP), Berita Acara Pelaksanaan Ujian (BAPU), Berita Acara Pelanggaran (BALU) , dan Daftar Nomor Kursi Peserta Ujian," katanya.

Dia menambahkan, bahwa setiap pengawas harus memastikan agar peserta duduk di bangku sesuai dengan nomer kursi yang telah disediakan.Sementara itu Rizky Trisnadi menjelaskan rundown pelaksanaan pengawas.

Baca Juga: Ujian Tulis Berbasis Komputer Dibagi Dua Gelombang

Sesuai dengan rundown, pengawas, PJR, dan PJL hadir pada pukul 06.00 untuk menandatangani daftar hadir, menyerahkan ABHP, BAPU, BALU, daftar nomer kursi peserta ujian, kertas buram, dan ballpoin, kepada masing-masing PJR di lokasi. PJR akan memeriksa kelengkapan dan jumlah dokumen, PJL dan PJR menandatangani BA.H2.

Pada pukul 06.30 PJR dan Pengawas menuju ruangan dan berkoordinasi untuk memastikan ruang ujian sudah siap, PC, nomer meja, kebersihan ruangan, dan kelengkapan ruangan telah siap.

"Pada pukul 07.30 setelah semua peserta memasuki ruangan PJR akan login pada aplikasi pengawas, mempersilahkan peserta untuk memasuki ruangan, membacakan tata tertib, memulai tanda tangan ABHP, dan mengisi daftar kehadiran," katanya.

Dia menambahkan pada saat login pada aplikasi peserta boleh mencoba tutorial ujian yang sudah disediakan.

"Selain itu, ada toleransi keterlambatan 30 menit bagi peserta. Yaitu pukul 07.30 sd 08.00. Di atas 30 menit peserta tidak diperbolehkan masuk ke ruangan," katanya.

Rizky juga menjelaskan, yang termasuk kedalam pelanggaran ujian seperti tidak membawa ijazah atau Surat Keterangan Lulus, serta foto yang tidak sama dengan aslinya.

"Terkait foto itu berdasarkan pandangan dari pengawas saja. Jika memang tidak sama bisa ditulis di berita acara pelanggaran," katanya.

Ingin mengasah kemampuan ujian? Klik Try Out Online UTBK SBMPTN Okezone secara gratis di sini.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini