nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Duterte Ancam Kebiri Polisi Korup yang Terlibat Peredaran Narkotika

Rahman Asmardika, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 17:55 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 12 18 2042680 duterte-ancam-kebiri-polisi-korup-yang-terlibat-peredaran-narkotika-mIBEJTNl1R.jpg Presiden Filipina, Rodrigo Duterte. (Foto: Reuters)

MANILA – Presiden Filipina, Rodrigo Duterte dikenal dengan sikap tegas dan tanpa toleransinya terhadap korupsi, penyalahgunaan kekuasaan dan obat-obatan terlarang. Sikap itu kembali dia tunjukkan saat mengancam para polisi korup yang melindungi peredaran narkotika.

Dalam kampanye Partai PDP-Laban di Kota Bacolod, Filipina, Duterte kembali memperingatkan para polisi untuk tidak main-main dengannya, dan berjanji akan menghentikan para pengedar obat terlarang selama sisa masa jabatannya. Duterte mengancam akan mengebiri setiap polisi yang terlibat dalam perdagangan barang haram tersebut.

“Polisi yang korup itu, Anda yang lain. Silakan dan terlibat, saya akan memotong zakar Anda,” kata Duterte sebagaimana dilansir Sputnik, Jumat (12/4/2019).

Duterte memang dikenal juga dengan bahasa-bahasanya yang kasar dalam pidato-pidatonya. Pekan lalu, pria berusia 74 tahun itu bahkan berbicara mengenai penisnya di depan orang-orang yang hadir dalam kampanye di Kota Puerto Princesa.

Duterte memulai kampanye anti-narkoba skala besar pada Juni 2016 sebagai tindak lanjut dari janji kampanyenya untuk menghentikan kejahatan terkait narkoba di Filipina. Langkah tersebut mendapat kecaman keras dari komunitas internasional dan kelompok hak asasi manusia (HAM).

Organisasi HAM, Human Rights Watch mengklaim, Perang Melawan Narkotika yang dilakukan Duterte telah menyebabkan pembunuhan terhadap ribuan tersangka pengedar narkoba tanpa melalui proses hukum.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini