nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sempat Erupsi Kemarin, Gunung Agung Digoyang 19 Kali Gempa hingga Pagi Tadi

Muhamad Rizky, Jurnalis · Jum'at 12 April 2019 11:10 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 12 244 2042414 sempat-erupsi-kemarin-gunung-agung-digoyang-19-kali-gempa-hingga-pagi-tadi-QCPRWO8MFy.jpg Gunung Agung di Bali (Dok Okezone)

JAKARTA – Gunung Agung mengalami erupsi pada Kamis 11 April 2019 sekira pukul 18.47 Wita. Sepanjang hari kemarin hingga pukul 06.00 Wita pagi tadi, gunung api di Bali itu mengalami 19 kali gempa.

Pusat Vulkanik dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) menyebutkan, berdasarkan rekaman seismograf, Jumat (12/4/2019) dari pukul 00.00 hingga 06.00 Wita, Gunung Agung tercatat mengalami empat kali gempa. Rinciannya tiga kali gempa tektonik jauh, sisanya gempa embusan.

Sedangkan sepanjang Kamis kemarin, Gunung Agung mengalami 15 kali gempa. Rinciannya sekali gempa letusan, delapan kali gempa embusan, dua gempa vulkanik dangkal dan empat gempa tektonik jauh.

“Dari kemarin hingga pagi ini visual gunung api terlihat jelas hingga tertutup kabut 0-III. Teramati asap kawah utama dengan ketinggian maksimum 200 meter dari atas puncak, bertekanan lemah dengan warna putih hingga kelabu dan intensitas tipis hingga tebal,” sebut PVMBG dalam laman resmi Badan Geologi Kementerian ESDM.

Pada Kamis kemarin pukul 18.47 Wita, Gunung Agung mengalami erupsi dengan tinggi kolom abu sekira 2.000 meter di atas puncak atau 5.142 meter di atas permukaan laut.

“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat. Erupsi ini terekam di seismogram dengan amplitudo maksimum 25 mm dan durasi ± 2 menit 8 detik, terdengar suara gemuruh lemah di Pos Rendang,” sebut PVMBG.

Gunung api setinggi 3.142 meter di atas permukaan laut (mdpl) itu masih berstatus siaga atau level III.

Masyarakat atau wisatawan diminta tidak beraktivitas dalam radius 4 kilometer dari kawah puncak Gunung Agung. Masyarakat yang bermukim dan beraktivitas di sekitar aliran-aliran sungai yang berhulu di Gunung Agung juga diminta mewaspadai potensi ancaman lahar hujan.

(sal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini