nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Intip Lebih Dekat Lokasi Penjambretan Maut di Jalan Rasuna Said

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 13 April 2019 10:03 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 12 338 2042738 intip-lebih-dekat-lokasi-penjambretan-maut-di-jalan-rasuna-said-m0jaSmho1E.JPG Lokasi aksi penjambretan maut di Jalan HR. Rasuna Said, Jaksel (Foto: Puteranegara/Okezone)

JAKARTA - Aksi kejahatan yang dilakukan bandit jalanan terhadap dua orang perempuan, yakni Ajeng Hendrathi (21) dan Ria Nurhayati (22) menyita perhatian masyarakat. Apalagi, dari kejadian itu, satu korban dan pelaku harus meninggal dunia lantaran terjatuh dari motor.

Korban dan pelaku sempat terlibat aksi tarik menarik di atas motor. Sebab, korban berusaha keras mempertahankan barang berharganya yang dicoba dirampas pelaku. Peristiwa itu terjadi dari lampu merah Menteng, Jakarta Pusat hingga depan Wisma Tugu, Jalan HR. Rasuna Said, Jakarta Selatan.

Pelaku berinisial MSA dan korban Ria harus meninggal dunia setelah keduanya sama-sama terjatuh dari motor mereka. Okezone pun mencoba mengintip lebih dekat lokasi awal mula kejadian penjambretan hingga tempat terjatuhnya korban dan pelaku tersebut.

TKP Penjambretan di Rasuna Said

Berdasarkan pantauan, di depan Wisma Tugu terlihat masih ada bercak darah yang disinyalir bekas dari kejadian penjambretan tersebut.

Kawasan Menteng dan Rasuna Said memang menjadi salah satu jalur utama dari para pengendara yang melintas. Wilayah itu merupakan perbatasan antara Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat. Kawasan ini, juga menghubungkan wilayah Jakarta lainnya.

Sebetulnya, lampu merah Menteng dan Rasuna Said merupakan wilayah yang ramai dilewati oleh pengguna jalan, apabila memasuki jam kerja berlangsung.

Namun, kondisi berbeda ketika memasuki jam kerja usai. Dua wilayah tersebut akan sepi dari aktivitas para pengguna jalan yang melintas. Ketika berada di kawasan Menteng, masyarakat hanya akan ditemani oleh rumah-rumah mewah dengan pagar yang tinggi-tinggi. Namun, di lokasi tersebut tampak beberapa pos polisi.

TKP Penjambretan di Rasuna Said

Kemudian, selepas lampu merah, pengguna jalan akan melewati Fly Over Rasuna Said, Jakarta Selatan. Di sana terlihat salah satu danau buatan dari pintu air Manggarai.

Saat kejadian penjambretan itu, pelaku dan korban sudah mulai terlibat kejar-kejaran dari lokasi ini. Kondisi jalan memang memiliki kontur aspal yang baik dan mulus. Sementara itu, di jalanan Menteng dan Rasuna Said sebenarnya memiliki lampu penerangan yang cukup. Sehingga, kondisi jalan tidak terlalu gelap.

Memasuki kawasan Rasuna Said, wilayah ini didominasi oleh gedung-gedung perkantoran yang menjulang. Belum lagi, sepanjang jalannya sedang dilakukan pembangunan LRT.

Petugas Sekuriti

Lantaran dipenuhi oleh gedung perkantoran, Rasuna Said memang ramai ketika memasuki jam kerja. Selepas itu, pada malam hari wilayah ini justru sangat sepi.

"Kawasan ini memang sepi kalau sudah malam, sekitar jam 21.00 WIB, kawasan ini sudah mulai jarang yang melintas," ujar salah seorang petugas keamanan Wisma Tugu, Ramdani kepada Okezone, Kamis 11 April 2019 lalu.

Ramdani mengaku hanya mendengar cerita dan membaca berita dari media online ketika aksi penjambretan tersebut terjadi. "Saya hanya mendengar dari cerita saja. Kalau tadi malam di depan Wisma Tugu ini ada aksi penjambretan," ujar Ramdani.

Infografis Bandit Jalanan

Ajeng Hendrathi dan Ria Nurhayati menjadi korban begal pada Jumat 5 April 2019 lalu sekitar pukul 02.00 WIB hari. Peristiwa tersebut terjadi di depan Gedung Wisma Tugu, Jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

Salah satu korban bernama Ria meninggal di lokasi kejadian usai terjatuh dari sepeda motor setelah saling tarik-tarikan dengan pelaku begal yang hendak menggondol tasnya. Sementara, Ajeng harus dilarikan ke Rumah Sakit Pelni untuk menjalani perawatan medis. Adapun pelaku begal sendiri berjumlah dua orang. Satu orang meninggal usai terjatuh juga dari sepeda motor, dia adalah HZ.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini