nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Negara Harus Jamin Keamanan bagi Perempuan dari Kejahatan Jalanan

Puteranegara Batubara, Jurnalis · Sabtu 13 April 2019 12:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 12 338 2042797 negara-harus-jamin-keamanan-bagi-perempuan-dari-kejahatan-jalanan-vAX6lfHslm.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Komisi Nasional (Komnas) Perempuan meminta negara dalam hal ini pemerintah untuk bisa menjamin keamanan kaum wanita dari potensi kejahatan jalanan yang senantiasa mengintai sewaktu-waktu.

Hal ini menyusul rentannya kaum hawa menjadi korban bandit jalanan. Terbaru, kasus penjambretan yang menimpa Ajeng Hendrathi (21) dan Ria Nurhayati (22) di Jalan HR. Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.

"Kalau kami perempuan, itu (rasa aman) harus dijamin oleh negara rasa amannya bagi perempuan," kata Komisioner Komnas Perempuan, Saur Tumiur Situmorang kepada Okezone belum lama ini.

Pelaku Begal

Jaminan keamanan itu, lanjut Saur, untuk membuat gerak aktivitas kaum perempuan menjadi lebih leluasa. Pasalnya, perempuan hanyalah korban dari stigma sebelah mata yang berkembang di masyarakat.

"Untuk aktivitas bukan perempuannya yang tidak boleh keluar malam, pakaian minim itu bukan jalan keluar karena dia korban," tuturnya.

Menurut Saur, harus ada upaya pencegahan dari perempuan itu sendiri agar tidak menjadi korban kejahatan. Salah satunya, adalah kesediaannya infrastruktur pendukung bagi mereka.

Infografis Bandit Jalanan

"Kemudian juga upaya lainnya ada aturan kebijakan untuk pencegahan, lalu ada penegakan hukum dan ada pemulihan bagi korban. Karena di kepala orang (pemikiran) perempuan lemah, masih banyak orang berpikir begitu, sehingga jadi korban," katanya menjelaskan.

Pihaknya juga menyayangkan serangkaian peristiwa kejahatan jalanan yang kerap menimpa kaum hawa. Misalnya aksi penjambretan, begal hingga pelecehan seksual di ruang publik.

"Perempuan kan korban harus dilindungi, bukan dikerangkeng. Misalnya, seperti begal payudara dan lain-lain itu kekerasan seksual kan," ucapnya.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini