nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

UTBK Digelar, Lebih dari 68.000 Komputer Digunakan

Yohana Artha Uly, Jurnalis · Sabtu 13 April 2019 07:33 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 12 65 2042580 utbk-digelar-lebih-dari-68-000-komputer-digunakan-ydPguKyp8w.jpg Ilustrasi: Shutterstock

JAKARTA - Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mencatatkan, jumlah peserta yang akan mengikuti ujian tulis berbasis komputer (UTBK) SBMPTN 2019 pada gelombang pertama sebanyak 698.505. Adapun UTBK gelombang pertama dimulai 13 April-4 Mei 2019.

Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT Budi Prasetyo Widyobroto menyatakan, pihaknya telah melakukan persiapan untuk pelaksanaan ujian yang mulai berlangsung besok. Salah satunya, terkait kebutuhan jumlah komputer yang akan digunakan.

Dia menjelaskan, jumlah komputer yang akan digunakan lebih dari 68.000, menyesuaikan dengan jumlah peserta yang mengikuti ujian di setiap sesi. Memang, ujian terbagi dua sesi yakni pada pagi pada pukul 7.30 dan siang pukul 12.30 waktu setempat.

Baca Juga: UTBK di Hari Pertama Akan Dibanjiri 136 Ribu Peserta

Jumlah komputer itu pun tersebar di 29.297 ruang ujian di 73 PTN Pusat UTBK pada periode gelombang pertama.

"Jadi seperti besok, peserta sesi pagi sebanyak 68.586. Maka jumlah komputer yang dipersiapkan sebanyak itu. Kami juga masih ada komputer cadangan lainnya," jelas dia kepada Okezone, Jumat (12/4/2019).

Dia menyebutkan, untuk UTBK besok yakni 13 April 2019 ada 136.502 peserta yang akan mengikuti ujian. Di mana yang mengikuti UTBK sesi pagi sebanyak 68.586 peserta dan sesi siang sebanyak 67.916 peserta.

kampus

Budi memastikan, pelaksanaan ujian akan berjalan baik, sebab pihaknya telah mengantisipasi semua kesiapan seperti juga soal listrik dan internet.

"Jadi kami sudah lakukan pelatihan dan sosialisasi pada seluruh panitia di setiap daerah untuk pelaksanaannya. Juga sudah berkoordinasi dengan pihak Telkom dan PLN terkait kesiapan listrik dan server," jelas dia.

Sekedar diketahui, dari keseluruhan peserta gelombang pertama yang sebanyak 698.505 peserta, terdiri dari 374.641 peserta untuk kelompok ujian saintek dan 323.864 peserta untuk kelompok ujian soshum.

Sedangkan berdasarkan statusnya, terdiri dari 516.927 peserta reguler dan 181.578 peserta bidikmisi. Peserta pun akan dihadapkan dengan materi tes potensi skolastik (TPS) dan tes kompetensi akademik (TKA).

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini