nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Pria China Gadai Putrinya karena Tak Sanggup Bayar Semangkuk Mi

Rachmat Fahzry, Jurnalis · Senin 15 April 2019 17:48 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 15 18 2043817 pria-china-gadai-putrinya-karena-tak-sanggup-bayar-semangkuk-mi-XoQq4vv5Iy.jpg Tangkapan layar memperlihatkan pria itu meninggalkan anaknya di meja kasir. Foto/Daily Mail

FOSHAN - Seorang ayah menggadaikan putrinya yang berusia dua tahun karena kekurangan uang saat akan membayar semangkuk mi di restoran.

Peristiwa itu terjadi di Foshan, Guangdong, China. Pria itu dilaporkan telah menghabiskan semangkuk mi seharga 6 yuan atau setara Rp12 ribu, tapi ketika akan membayar, uang yang dimilikinya kurang 1 yuan atau setara Rp2 ribu, lapor media China mengutip Daily Mail, Senin (15/4/2019).

Dia kemudian meninggalkan putrinya di restoran dan memberi tahu pemiliknya bahwa dia akan menebus anak itu keesokan harinya.

Rekaman kamera yang dirilis Southern Television Guangdong menunjukkan pria itu mendorong seorang gadis kecil kembali ke restoran ketika ia berusaha keluar pada 6 April 2019.

Pria itu terlihat berbicara kepada staf restoran dengan mengatakan "Aku akan meninggalkannya di sini sebagai jaminan. Saya akan kembali besok dengan uang tunai dan menjemputnya.”

Begitu ayahnya keluar dari restoran, gadis itu terlihat menangis.

"Kami mendudukkan gadis itu di dapur dan memberinya sebotol susu kedelai," kata pemilik restoran itu kepada wartawan.

Foto/Daily Mail

Pemilik restoran menelepon polisi setelah dia tidak menemukan ayah gadis itu.

Beberapa jam kemudian, lelaki itu kembali ke toko dan terkejut bahwa putrinya tidak ditemukan.

Pria itu menjadi marah dan mulai mencaci maki pemilik restoran, dan mengatakan bahwa dia seharusnya tidak memanggil polisi.

"Pria itu bersikeras dia tidak meninggalkan putrinya dan hanya berusaha mencari uang," kata petugas Huang Zhenyu dari kepolisian distrik Shunde.

"Tetapi butuh waktu lama baginya untuk kembali ke restoran karena skuter listriknya kehabisan baterai dan dia harus menunggu untuk mengisi ulang," tambah petugas itu.

Pria bermarga Ding itu menyesal atas tindakannya setelah menerima peringatan dari polisi.

(fzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini