Mahfud MD Ajak Milenial Jangan Golput

Fakhrizal Fakhri , Jurnalis · Senin 15 April 2019 16:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 15 605 2043771 mahfud-md-ajak-milenial-jangan-golput-b73r5DVFgO.jpg Mahfud MD (Foto : Arie Dwi Satrio/Okezone)

JAKARTA – Pakar hukum tata negara, Mahfud MD, mengajak para milenial untuk tidak golput dalam Pilpres 2019. Menurutnya, angka pemilih milenial yang mencapai 51 juta pemilih sangat potensial untuk menentukan nasib bangsa dalam lima tahun ke depan.

"Tadi sudah ada seruan untuk memilih kepada generasi milenial yang jumlahnya 51 sampai 50 juta pemilih. Ini sangat potensial untuk menentukan masa depan negara dan bangsa kita lima tahun ke depan seperti apa. Pilihlah yang terbaik," kata dia dalam acara 'Bincang Milenial Bersama Mahfud MD' di kawasan Kebon Sirih, Jakarta, Senin (15/4/2019).

Mahfud menerangkan, setiap warga negara mesti bersyukur dengan demokrasi di Indonesia. Indonesia, kata dia, bisa menentukan sendiri siapa yang akan menjadi pemimpinnya lima tahun ke depan.

"Semua warga negara harus ikut bertanggung jawab menentukan siapa pemimpin kita untuk membangun haluan negara kita ke depan," ucapnya.

Momen Paslon Capres-cawapres Masuk Arena Debat Kelima Pilpres 2019

Mantan Ketua MK itu menilai, saat ini masyarakat tidak hanya bertanggung jawab untuk memilih pemimpinnya. Sebab, milenial juga harus ikut mengontrol setiap kebijakan para pemimpin nantinya.

"Maka memilih untuk mencegah orang yang jelek terpilih atau menjadi wakil rakyat," ujarnya.

Lebih lanjut, Mahfud mengajak milenial untuk proaktif dalam mencari rekam jejak calon pemimpinnya di Pemilu serentak 2019. Sehingga, milenial bisa mengontrol kebijakan politik pemimpinnya tersebut dengan baik.


Baca Juga : Situasi di Jakarta Aman, Belum Terdeteksi Potensi Kerawanan Jelang Pemilu

"Kalian pilihlah yang paling dekat dengan hati nurani Anda," tuturnya.

Dalam bincang bersama Mahfud ini, turut dihadiri sejumlah influencer, antara lain komedian Arie Kriting, Coki Pardede, putri bungsu KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur, Inayah Wulandari Wahid dan Alissa Qotrunnada Wahid, serta musisi Igor Saykoji. (erh)


Baca Juga : Hari H Pencoblosan, Polri-TNI Tebalkan Pasukan di Wilayah Rawan Konflik

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini