Polri Dampingi Polisi Malaysia Selesaikan Kasus Surat Suara Tercoblos

Muhamad Rizky, Jurnalis · Selasa 16 April 2019 14:22 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 16 605 2044189 polri-dampingi-polisi-malaysia-selesaikan-kasus-surat-suara-tercoblos-6oLQ8DxNBC.jpg Karo Penmas Mabes Polri, Brigjen Dedi Prasetyo (foto: Feri Usman/Okezone)

JAKARTA - Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan, perihal kasus surat suara tercoblos di Malaysia masih di investigasi oleh Polisi Diraja Malaysia (PDRM), dan didampingi Bareskrim Polri. Hal itu dilakukan lantaran kejadian terjadi di wilayah yurisdiksi Malaysia.

"Semua masih dalam proses investigasi yang dilakukan PDRM. Bareskrim masih mendampingi karena di situ ada join investigation yang dilakukan bersama. Kita harus hargai proses hukum yang dilakukan PDRM karena ini bagian yuridiksi wilayah Malaysia," kata Dedi di Mabes Polri, Selasa (14/4/2019).

 (Baca juga: Kasus Surat Suara Tercoblos, BPN Prabowo Minta Dubes Malaysia Beri Pernyataan)

sd

Namun demikian hingga kini, kata Dedi, pihaknya maupun Bawaslu dan KPU belum diizinkan untuk memasuki TKP. Hal itu dilakukan untuk menjaga kondisi sebagaimana adanya atau keaslian TKP.

"Apabila sudah selesai investigasi PDRM secepatnya akan segera informasikan pelanggaran pidana apa sesuai dengan hukum Malaysia yang dilanggar oleh orang-orang tersebut, itu kan perbuatan melawan hukumnya harus dibuktikan," paparnya.

 (Baca juga: Prabowo Singgung Kasus Surat Suara Tercoblos di Hadapan Ribuan Advokat)

Sejauh ini sendiri, lanjut Dedi, PDRM telah melakukan analisa dalam kejadian tersebut dan melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi.

"Tinggal konklusi terhadap pelanggaran perbuatan, perbuatan delik sesuai hukum Malaysia. Nanti kalau sudah ada rilis dari PDRM tentu akan diberikan ke Polri dan Bawaslu. Nanti Bawaslu akan asesment juga apakah ada pelanggaran atau Tipid pemilu yang terjadi atau tidak. tentu nanti akan dibahas, mengingat locus dan tempus deliktinya ada di yuridiksi Malaysia," tukasnya.

 sd

(wal)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini