nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Sambut Tahun Baru, Myanmar Bebaskan Lebih dari 9.000 Tahanan

Rahman Asmardika, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 19:12 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 17 18 2044860 sambut-tahun-baru-myanmar-bebaskan-lebih-dari-9-000-tahanan-zD6xGdpkg3.jpg Presiden Myanmar, Win Myint mengumumkan pembebasan lebih dari 9.000 tahanan melalui poting di Facebooknya. (Foto: Facebook).

NAYPYIDAW – Myanmar pada Rabu membebaskan lebih dari 9.000 tahanan dari penjara setelah Presiden Win Myint mengumumkan amnesti pada hari pertama Tahun Baru tradisional negara itu.

Presiden Win Myint mengatakan bahwa 9.335 tahanan, termasuk 16 warga negara asing, telah diampuni "sebagai sikap menandai Tahun Baru Myanmar, untuk perdamaian dan kesenangan rakyat, dan dengan mempertimbangkan masalah kemanusiaan".

Pihak berwenang terus mengawasi tahanan yang tersisa " yang harus diampuni", katanya presiden dalam sebuah pernyataan yang di-posting di halaman Facebook-nya.

Pembebasan tahanan dari penjara di seluruh negeri biasa dilakukan untuk menandai hari besar tersebut. Demikian diwartakan Reuters, Rabu (17/4/2019).

Aung Myo Kyaw dari Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP), mengatakan bahwa beberapa penjara telah mulai membebaskan tahanannya mulai Rabu sore, termasuk di antaranya dua tahanan politik.

Berdasarkan data AAPP, sebanyak 364 tahanan politik berada di balik jeruji besi atau menghadapi persidangan, termasuk orang-orang yang dituduh mengkritik tentara dan aktivis etnis minoritas yang dipenjara setelah memprotes perang antara pasukan pemerintah dan kelompok pemberontak minoritas.

Dua wartawan Reuters yang dipenjara karena melanggar Undang-Undang Rahasia Resmi tidak termasuk di antara mereka yang diberi amnesti. Hal itu diungkap oleh seorang pejabat senior di penjara Insein, penjara era kolonial di pinggiran ibukota komersial Yangon tempat mereka ditahan.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini