nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Jokowi-Ma'ruf Amin Unggul di Lokalisasi Sintai Batam

Aini Lestari, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 18:08 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 17 340 2044829 jokowi-ma-ruf-amin-unggul-di-lokalisasi-sintai-batam-FEhDpzkYDW.JPG Jokowi dan istri usai memberikan hak suara di TPS (Foto: Okezone)

BATAM - Pasangan calon presiden nomor urut 1, Jokowi-Ma'ruf Amin unggul di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 41 yang berada di lokalisasi Sintai, Kelurahan Tanjung Uncang, Kecamatan Batu Aji, Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Keduanya unggul atas pasangan Prabowo-Sandi dengan perolehan suara 70 persen.

Dari data yang dirangkum Okezone, terdapat 127 Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan 2 Daftar Pemilih Tambahan (DPTb) di TPS ini. Sedangkan untuk surat suara yang dihitung sebanyak 130 surat suara, di mana dari jumlah tersebut, 3 surat suara dinyatakan tidak sah dan 17 surat suara tidak terpakai.

"Sehingga suara yang sah dihitung sebanyak 110 suara," kata Nursiwan, anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) TPS 41.

Dari jumlah 110 suara tersebut, Jokowi-Ma'ruf unggul dengan jumlah suara sebanyak 77 suara. Sedangkan paslon Prabowo-Sandi hanya mendapatkan 33 suara. Kendati demikian, beberapa penghuni lokalisasi Sintai tampak kecewa.

Jokowi-Maruf Amin

Pasalnya, mereka tidak dapat menyalurkan hak suaranya dikarenakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) yang dimiliki beralamat di luar Batam. Mereka juga tidak memiliki form A5 untuk bisa mencoblos. Tidak tanggung-tanggung, jumlah warga Sintai yang tidak dapat mengikuti pesta demokrasi mencapai 162 orang.

Vani, misalnya. Ia mengaku sangat kecewa karena tidak dapat mengikuti pemilu. Padahal, ia sudah bersiap-siap menuju ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya. "Udah capek-capek ke sini, malah enggak bisa nyoblos. Tahu gini, mending tadi tidur aja di kamar," katanya.

Dia mengaku tak tahu jika dirinya tidak bisa mengikuti pemilu. Pasalnya, dari informasi yang didapatnya, ia tetap bisa memilih meski KTP yang dimiliki beralamatkan kampung halaman. "Katanya di tv-tv tetap bisa nyoblos. Ini buktinya malah enggak bisa," katanya mengeluh.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini