Resah Tak Dapat Hak Pilih, Ratusan Warga Perumahan Elit di Karawaci Rusuh

Anggun Tifani, Jurnalis · Rabu 17 April 2019 14:44 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 17 605 2044679 resah-tak-dapat-hak-pilih-ratusan-warga-perumahan-elit-di-karawaci-rusuh-qis18wXYYk.png Foto: Anggun/Okezone.

TANGERANG - Ratusan warga di perumahan elit di Lippo Panunggangan Barat, Cibodas, Kota Tangerang, melakukan protes setelah tak mendapatkan surat undangan nyoblos C6 di tujuh Tempat Pemungutan Suara (TPS).

Ketiadaan surat undangan tersebut menyebabkan mereka harus menunggu lebih lama lagi, untuk bisa memberikan hak suara mereka. Lama menunggu giliran antre, warga tak kuasa menahan rasa penasaran mereka dan mempertanyakan apakah mereka akan dapat menggunakan hak pilihnya.

Salah seorang warga, Friska yang tinggal di Kluster Taman Batu Jimbar, mengungkapkan, pengalamannya pada Pilkada di 2018 baik untuk pemilihan Wali Kota atau Gubernur, di mana dia saat itu mendapatkan surat C6 dan datang mencoblos. Namun kali ini, dia dan seluruh anggota keluarganya yang tahun lalu terdaftar DPT, malah dinyatakan tidak terdaftar DPT.

"Akhirnya saya urus ke kelurahan, malah katanya bukan wewenang mereka. Saya dan warga lain disuruh datang saja ke TPS setempat sembari membawa e-KTP dan Kartu Keluarga asli serta fotocopy," terangnya.

Tetapi saat sampai di lokasi, Friska malah harus menunggu lagi lantaran petugas TPS dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) memberitahukan bahwa surat suara habis.

Ketua PPK Kec. Cibodas, Agung Gustaman mengatakan, pihaknya menyediakan tujuh TPS di wilayah perumahan milik Lippo Group itu.

"Jadi di sini ada tujuh TPS, TPS 40 sampai TPS 47, ada sekira 1.500 yang sudah memiliki C6, sisanya ada 500an lagi yang tidak," tuturnya.

Sedangkan untuk mereka yang tidak memiliki C6, diimbau agar merapat ke sekitar 10 TPS yang ada di sekitar perumahan elit tersebut, namun mereka menolak. PPK setempat akhirnya berkoordinasi dengan KPU Kota Tangerang, meminta adanya penambahan surat suara.

Protes tersebut akhirnya selesai, usai adanya permintaan yang disanggupi KPU Kota Tangerang. Sekira 1,5 jam pascapermintaan tersebut diajukan, petugas KPU Kota Tangerang terlihat datang dengan membawa dua kardus surat suara cadangan.

Kedatangan pihak KPU yang dikawal petugas kepolisian itu disambut sorak-sorai dan tepuk tangan ratusan warga yang telah menunggu untuk menggunakan hak pilihnya.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini