nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bangun "Rumah" di Laut Wilayah Thailand, Pria AS Terancam Hukuman Mati

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 18 April 2019 16:44 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 18 18 2045257 bangun-rumah-di-laut-wilayah-thailand-pria-as-terancam-hukuman-mati-WEAENC1iAk.jpg Foto: The Nation.

BANGKOK - Seorang investor bitcoin asal Amerika Serikat (AS) bisa menghadapi ancaman hukuman mati setelah angkatan laut Thailand menuduhnya melanggar kedaulatan negara dengan membangun sebuah “pondok laut” (seastead) di lepas pantai Thailand. Chad Elwartowski bersikeras bahwa dia hanya mengejar visinya mengenai “kebebasan” dan tidak bermaksud melakukan hal yang dituduhkan.

Elwartowski dan pacarnya, warga Thailand Supranee Thepdet, yang dikenal sebagai "Bitcoin Girl Thailand", menghadapi tuduhan mengancam kemerdekaan kerajaan itu setelah pihak berwenang menemukan rumah mereka yang berada di laut sekira 12 mil laut dari pantai.

Namun Elwartowski mengatakan kepada AFP bahwa rumah mereka berjarak 13 mil laut dari pantai, yang menurutnya berada di luar laut teritorial Thailand.

Kolonel Polisi Nikorn Somsuk kantor polisi Phuket pada Rabu mengonfirmasi bahwa dari laporan resmi telah diajukan pada mereka terkait keberadaan rumah Elwartowski.

"Angkatan laut dan timnya ... menemukan sebuah tangki beton mengambang di laut tetapi tidak ada seorang pun di atasnya," kata Nikorn kepada AFP. "Jadi mereka mengajukan tuduhan mengutip pasal 118 pasal kriminal."

Jika mereka secara resmi didakwa dan dinyatakan bersalah, hukuman maksimum yang bisa dihadapi Elwartowski dan Supranee adalah hukuman mati.

Nikorn mengatakan angkatan laut harus bertemu dengan pejabat provinsi "untuk mempertimbangkan apa yang harus dilakukan selanjutnya".

Dalam akun Facebooknya, Angkatan Laut Kerajaan Thailand mengatakan bahwa pasangan itu "tidak meminta izin dari Thailand" sebelum membangun rumah mereka.

Menelepon investor tertarik lainnya juga menunjukkan "mereka tidak peduli tentang Thailand sebagai negara berdaulat."

Tetapi Elwartowski, yang pernah bekerja sebagai teknisi perangkat lunak untuk militer AS di Afghanistan, Jerman dan Korea Selatan, mengatakan kepada AFP bahwa ia dan Supranee hanya ingin tinggal di tempat yang bebas.

"Saya suka gagasan bisa memilih dengan rumah Anda. Jika Anda tidak suka bagaimana komunitas Anda dijalankan, Anda hanya mengapungkan ke komunitas yang baru," katanya.

Pasangan yang kaya dari bitcoin itu adalah bagian dari Ocean Builders, sebuah komunitas pengusaha yang bertujuan untuk membangun rumah permanen di perairan di luar wilayah pemerintah.

Mereka baru-baru ini menghubungi 20 investor yang tertarik untuk membangun pondok laut baru di sekitar platform perdananya, yang menurut Elwartowski "tepat di luar perairan teritorial Thailand."

Pada 10 April, ia meminta orang untuk berinvestasi dalam "Penawaran Awal " yang akan diluncurkan pada 15 April.

Proyek "ISeaO" sekarang ditunda, dan Elwartowski mengatakan dia dan Supranee hanya ingin hidup bersama dalam damai.

"Kami tidak melakukan apa pun di seastead yang tidak legal di darat, tetapi perasaan bebas sungguh menakjubkan."

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini