nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Kemristekdikti Sosialisasi ke Perguruan Tinggi soal Siaga Bencana

Taufik Fajar, Jurnalis · Kamis 18 April 2019 12:24 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 18 65 2045106 kemristekdikti-sosialisasi-ke-perguruan-tinggi-soal-siaga-bencana-gWKTvcTovA.jpeg Kemristekdikti (Foto: Taufik/Okezone)

JAKARTA - Kondisi geografis dan geologi Indonesia berada di kawasan cincin api pasifik dan tiga lempeng tektonik besar Indo-Australia, Samudera Pasifik dan Eurasia yang terus bergerak. Hal ini menyebabkan Indonesia rentan terhadap bencana alam besar.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), mencacat pada kurun waktu 2018 terdapat 2.572 kejadian bencana alam yang mengakibatkan 4.814 jiwa meninggal dunia dan hilang, serta lebih dari 10 juta jiwa terdampak dan mengungsi. Beberapa bencana alam besar yang terjadi pada tahun 2018 antara lain gempa bumi Lombok, gempa bumi dan tsunami di Donggala Palu, dan tsunami Selat Sunda.

Pemerintah telah mencanangkan tanggal 26 April sebagai hari kesiapsiagaan bencana (HKB), untuk memperingati ditetapkannya undang-undang nomor 24 tahun 2007 tentang penanggulangan bencana.

Baca Juga: Menristekdikti: 16.666 Siswa Lulus PMDK-PN 2019

Direktur Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Dirjen Belmawa), Ismunandar mengatakan bahwa, setiap tahun HKB diperingati dengan melaksanakan simulasi bencana dan latihan evaluasi mandiri secara serentak pukul 10.00 WIB oleh berbagai kalangan masyarakat.

"Tujuannya untuk mengubah perspektif masyarakat terhadap penanggulangan bencana dari responsif menjadi preventif secara terpadu, terencana, dan berkesinambungan dalam rangka meningkatkan kesadaran, kewaspadaan dan kesiapsiagaan masyarakat menuju Indonesia tangguh bencana," ujarnya di Gedung Kemristekdikti Jakarta, Kamis (18/4/2019).

Dia menuturkan, Kemristekdikti turut andil, dalam meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana alam. Salah satunya dengan menyelenggarakan sosialisasi hari kesiapsiagaan bencana (HKB), 2019.

bencana

"Acara itu, akan dihadiri 186 perguruan tinggi seluruh Indonesia pada hari ini di gedung Kemristekdikti," tutur dia.

Dia menambahkan, upaya tersebut merupakan tindak lanjut dari surat Kepala BNPB nomor B-139.B/Ka-BNPB/PK.03.01/02/2019 tanggal 28 Februari 2019 perihal imbauan simulasi bencana serentak di unit atau perguruan tinggi pada HKB tanggal 26 April 2019.

"Tujuan sosialisasi adalah menggerakkan seluruh perguruan tinggi di Indonesia pada HKB 26 April 2019 untuk dapat melaksanakan simulasi bencana di perguruan tinggi masing-masing dengan latihan evaluasi mandiri pasca bencana alam, seperti uji sirine peringatan dini, uji shelter dan lainnya," ungkapnya.

Ingin mengasah kemampuan ujian? Klik Try Out Online UTBK SBMPTN Okezone secara gratis di sini.

(kmj)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini