Advertisement
Advertisement
Advertisement
INFOGRAFIS INDEKS
Advertisement

Ketum PBNU: Mari Terima Hasil Pemilu 2019 dengan Lapang Dada

Syaiful Islam , Jurnalis-Jum'at, 19 April 2019 |14:38 WIB
Ketum PBNU: Mari Terima Hasil Pemilu 2019 dengan Lapang Dada
KH Said Aqil
A
A
A

SURABAYA - Pelaksanaan Pemilu 2019 serentak telah usai dilaksanakan. Masyarakat sangat antusias datang ke TPS untuk menggunakan hak pilihnya pada Rabu 17 April 2019. Saat ini KPU masih melakukan rekapitukasi suara di tingkat PPK atau kecamatan.

KPU RI akan mengumumkan hasil pemilu baik pemenang pilpres, partai politik yang menang, anggota dewan maupun anggota DPD yang bakal dilantik, setelah proses rekapitulasi tuntas dilakukan hingga tingkat pusat.

Ketum PBNU Said Aqil Siradj pun mengimbau kepada seluruh masyarakat supaya menerima apapun hasilnya dari pemilu 2019 dengan lapang dada. Sehingga kondisi yang aman ini tetap terjaga, dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa.

"Marilah kita terima dengan lapang dada apapun hasil pemilu yang telah kita laksanakan bersama," kata Kiai Said Aqil, pada wartawan saat berada di Surabaya, Jumat (19/4/2019).

(Baca Juga: Pemilu Serentak 2019, Ada yang Baru Selesai Jam 10 Pagi)

Ia mengimbau kepada masyarakat khususnya umat Islam untuk tidak melakukan tindakan yang inkonstitusional. Sebab dunia internasional akan mencatat sebagai negara islam yang demokrasi.

Demokrasi, sambungnya, hidup dengan nilai-nilai islam yang berkhlakul karimah. Pihaknya juga meminta agar masyarakat bersatu kembali, demi keutuhan bangsa Indonesia untuk mencapai apa yang telah dicita-citakan.

"Kami menyampaikan ucapan terima kasih kepada penyelenggara pemilu dan masyarakat atas terselenggaranya pemilu yang aman dan lancar," kata Kiai Said.

(Angkasa Yudhistira)

News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.

      
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk update berita terbaru setiap hari
Berita Terkait
Telusuri berita news lainnya
Advertisement
Advertisement
Advertisement