(Baca Juga: Kubu Jokowi Waspadai Upaya Prabowo Gerakkan People Power untuk Delegitimasi Pemilu)
Namun, ia belum bisa merinci lebih detail terkait data-data penyebaran hoaks yang meningkat ini. “Kalau kita bandingan hari pertama bulan Maret dan 17 hari pertama bulan April, lebih banyak April,” tutur dia.
Maka dari itu, ia meminta agar semua pihak tidak memanas-manaskan situasi dengan menyebarkan berita bohong yang menyudutkan KPU selaku penyelenggara.
“Jadi kita jaga sama-sama jangan kirimkan hoaks terutama untuk KPU. Kita jaga sama-sama untuk KPU lakukan perhitungan. Itu sementara itu dulu ya,” ucapnya.
(Angkasa Yudhistira)
News Okezone memberikan berita terkini dengan akurat dan terpercaya. Ikuti informasi terbaru tentang politik, sosial, dan peristiwa penting lainnya, langsung dari sumber yang terpercaya.