nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Hadiri Wisuda ke-42 STKIP PGRI Jombang, Menristekdikti Ajak Jadi Guru Abad 21

Anggun Tifani, Jurnalis · Sabtu 20 April 2019 13:44 WIB
https: img-z.okeinfo.net content 2019 04 20 65 2045831 hadiri-wisuda-ke-42-stkip-pgri-jombang-menristekdikti-ajak-jadi-guru-abad-21-Cy3u0j1w1E.jpg Menristekdikti Mohamad Nasir (Foto: Okezone)

JOMBANG - Menyambut revolusi industri 4.0, Menristekdikti Mohamad Nasir mengajak lulusan guru yang telah menyemat gelar sebagai sarjana pendidikan agar aktif beradaptasi menjadi guru yang berkualitas di abad ke-21.

Di hadapan ratusan wisudawan dan wisudawati lulusan keguruan, pesan tersebut disampaikannya pada gelaran wisuda ke-42 STKIP PGRI Jombang, Sabtu (20/4/2019).

"Situasi sekarang pada hari ini perkembangan yang ada dunia sudah menggunakan teknologi, yang kita kenal namanya big data teknologi Itu tidak bisa kita hindari, kita sudah masuk AI (Artificial Inteligence). Sistem pembelajaran juga sudah berkembang," ujar Nasir dalam sambutannya.

 Baca Juga: 2 Materi Penting di Sosialisasi Kemristekdikti soal Bencana

Atas hal tersebut, dia pun memaparkan Guru Abad 21 harus siap untuk menyesuaikan diri, pembelajar sepanjang hayat, berkomunikasi, mempunyai visi, kepemimpinan, model teladan, berkolaborasi dan mengambil risiko.

Adaptasi yang dilakukan guru, lanjut Nasir, dalam hal ini mengarah kepada penyesuaian guru terhadap terpaan teknologi. Dia mencontohkan, banyak hal saat ini, termasuk informasi untuk bahan ajar yang dapat dengan mudah ditelusuri di internet.

"Ada suatu proses pembelajaran yang sama sekali tidak menyentuh orang. Ini hal yang menjadi sangat penting dalam revolusi industri 4.0. Peserta didik membutuhkan guru untuk menumbuhkan keterampilan berpikir tingkat tinggi dan kecerdasan emosional, dan itu hanya bisa diberikan oleh guru dan manusia bukan robot," jelasnya.

kemristekdikti

Dia berpesan agar guru dapat terus semangat berkolaborasi dengan penyesuaian teknologi informasi. "Semuanya harus kita pahami, data literation, teknologi dan human literation. Selanjutnya yang tidak boleh kita tinggalkan lagi adalah longlife literation. Mencari ilmu hingga menjadi tulang belulang," tuturnya.

Sementara ditambahkan oleh Ketua STKIP PGRI Munawaroh berpesan, agar seluruh mahasiswanya dapat terus mengukir prestasi. "Ke depannya kami harap STKIP PGRI Jombang jadi kampus dengan lulusan guru yang unggul. Selamat sukses para wisudawan jadikan almamater ini sebagai kebanggaan dengan mengukur prestasi setinggi-tingginya," tandasnya.

Pada kesempatan ini hadir pula, Ketua Umum PGRI Pusat Unifah Rosyidi, Wakil Bupati Jombang Sumrambah dan Pakar Computing and Information Technologi Studies Richardius Eko Indrajit. Mereka hadir sekaligus menyaksikan peresmian Gedung Student Center STKIP PGRI Jombang.

(rhs)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini