nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Menristekdikti: Siswa SMK Jangan Minder Ikut UTBK 2019

Anggun Tifani, Jurnalis · Minggu 21 April 2019 00:08 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 21 65 2045975 menristekdikti-siswa-smk-jangan-minder-ikut-utbk-2019-TyAH4jiD5K.JPG Menristekdikti, Mohamad Nasir (Foto: Anggun Tifani/Okezone)

TANGERANG - Ujian Tertulis Berbasis Komputer (UTBK) telah dimulai sejak 13 April 2019. Antusiasme peserta UTBK, diharapkan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemristekdikti) dapat juga dirasakan oleh siswa lulusan SMK.

Menristekdikti, Mohamad Nasir menegaskan, bahwa siswa lulusan SMK dapat mengikuti UTBK layaknya anak SMA, tanpa perlu minder akan dihadapkan dengan soal-soal yang sulit.

"Materi UTBK untuk anak SMA, anak SMK enggak ada masalah bisa ikuti dengan baik, karena yang kami tes adalah potensi akademiknya namanya adalah TPS (Tes Potensi Skolastik)," ujarnya saat di STKIP PGRI Jombang, Sabtu (20/4/2019).

Nasir menegaskan, jika nanti peserta ujian tersebut berkompeten meskipun berasal dari SMK, maka jangan ragu, untuk mengikuti UTBK.

"Loh-loh kalau anak pinter pasti masuk potensinya. Kalau potensinya kurang, potensinya itu kita tes oleh karena itu semuanya silakan diikuti, karena jumlah perguruan tinggi kita besar jumlahnya 4317, artinya semua bisa dimungkinkan dilakukan bisa," tuturnya.

Lebih lanjut Menteri Nasir mengklaim sejauh ini proses UTBK telah berjalan dengan baik. "UTBK sudah berjalan dengan baik kemarin pada tanggal 13 sudah dicek. Hari ini juga ada UTBK susulan jadi nanti sampai akhir April, UTBK terus sampai bulan Mei lah kita akan jalan UTBK terus," kata dia.

Menristekdikti

Sebagai informasi, mulai tahun 2019, persyaratan untuk mendaftar Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi (SBMPTN) 2019 adalah wajib mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK). UTBK dapat diikuti oleh siswa lulusan tahun 2017, 2018, dan 2019 dari pendidikan menengah (SMA/MA/SMK) dan sederajat, serta lulusan Paket C tahun 2017, 2018, dan 2019.

Tes ini dilakukan secara serentak dari Sabang hingga Merauke di perguruan tungga yang ditunjuk oleh panitia, dimana lokasi ujian fleksibel atau dapat disesuaikan dengan domisili peserta. Ujian ini akan berjalan secara berkala pada hari Sabtu dan Minggu terhitung tanggal 1 April – 26 Mei 2019. Materi yang diujikan diantaranya, Tes Potensi Akademik dan Tes Potensi Skolastik.

(put)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini