nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Bawaslu Raja Ampat Amankan 2 Pelaku Pencoblosan Double

Chanry Andrew S, Jurnalis · Senin 22 April 2019 10:45 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 22 340 2046329 bawaslu-raja-ampat-amankan-2-pelaku-pencoblosan-double-JvhJZT7tnU.jpg Pelaku kecurangan diamankan petugas (Foto: Andrew/Okezone)

WAISAI - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Raja Ampat hingga saat ini masih memeriksa dua orang warga yang kedapatan melakukan pencoblosan double saat pelaksanaan pemilu presiden dan wakil presiden serta pemilu legislatif pada 17 April 2019 lalu.

Kedua warga tersebut diamankan karena diduga melakukan pelanggaran pemilu saat Pencoblosan berlansung dibeberapa TPS di wilayah Distrik Kota Waisai pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden dan Pemilu Legislatif, 17 April 2019 lalu.

Ketua Bawaslu Kabupaten Raja Ampat Markus Rumsowek mengatakan pihaknya bersama kepolisian langsung mengamankan kedua pelaku setelah mendapatkan laporan.

"Kami mendapatkan laporan dan bersama-sama dengan kepolisian untuk amankan dua orang oknum pemilih yang berinisial H dan L yang diduga melakukan pelanggaran pemilu dibeberapa TPS," Jelas Markus, di Waisai, ibu kota Kabupaten Raja Ampat, Minggu (21/4/2019).

Baca Juga: Bahaya Hoaks, Publik Bisa Tak Percaya pada Penyelenggara Pemilu

TPS

Menurutnya saat ini pihaknya masih meminta keterangan terkait dugaan pelanggaran yang dilakukan kedua pelaku.

"Kami sudah lakukan pemeriksaan dan mengumpulkan bukti-bukti dari kedua oknum pemilih, kalau buktinya sudah terkumpul dan benar melakukan pelanggaran maka akan kami serahkan pihak Polres Raja Ampat yang merupakan tim Gakumdu untuk ditindak lebih lanjut," ujarnya.

Menurut Markus hingga saat ini, kedua pelaku tidak ditahan di sentra Gakumdu Karena masih sebatas diperiksa oleh pihak Bawslu.

"Kedua Oknum Pria tersebut masih tetap dimintai keterangan, maka kami tidak menahan, Keduanya tidak ditahan tetapi masih tetap diawasi untuk nanti dipanggil lagi memberikan keterangan," kata Ketua Bawaslu Markus Rumsowek.

Diberitakan sebelumnya dua oknum warga raja Ampat diamankan diduga ingin mencoblos berulang kali dengan menggunakan KTP sebagai Daftar Pemilih Khusus (DPK) dan kemudian bergeser untuk mencoblos di TPS lain, tetapi sebelum mencoblos niat kedua oknum pemilih tersebut sudah diketahui masyarakat yang memantau di TPS.

Kedua oknum tersebut diduga melakukan aksi tersebut atas suruhan dari oknum caleg partai tertentu. Setelah itu kedua oknum dilaporkan ke petugas kepolisian yang berjaga di TPS tersebut.

(edi)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini