nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Satgas Yonif Mekanis Raider 412/Kostrad Bantu Persalinan Ibu yang Terjebak Longsor

Fahreza Rizky, Jurnalis · Senin 22 April 2019 23:01 WIB
https: img-k.okeinfo.net content 2019 04 22 340 2046741 satgas-yonif-mekanis-raider-412-kostrad-bantu-persalinan-ibu-yang-terjebak-longsor-Yz8A0MzD71.jpg Prajurit TNI membantu persalinan seorang ibu di Puncak Jaya, Papua. (Foto: Dispenad)

JAKARTA – Peristiwa dramatis dialami para prajurit Yonif Mekanis Raider 412/Bharata Eka Shakti/6/2 Kostrad, khususnya Pos Yambi, saat membantu persalinan darurat seorang ibu di dalam rumah adat honai di Kampung Tinolok, Distrik Yambi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua. Hal itu sebagaimana disampaikan Dansatgas Yonif MR 412/Kostrad Letkol Inf Eko Bintara Saktiawan dalam keterangannya, di Papua, Senin (22/4/2019).

Tinolok merupakan salah satu kampung yang berada di Distrik Yambi, Kabupaten Puncak Jaya, yang saat ini terisolasi karena akses jalan tertutup longsoran tanah.

Dansatgas menceritakan, kejadian bermula pada Minggu 21 April 2019, saat Danpos Yambi Letda Inf Agi Patrio menerima laporan masyarakat tentang adanya salah satu warga bernama Herlince Talenggen yang membutuhkan pertolongan karena akan melahirkan.

"Mendengar informasi dari warga dan kondisi akses jalan yang tertutup longsoran tanah, maka Danpos langsung melapor ke Kotis untuk meminta agar dokter Satgas dapat membantu pasien," ujarnya.

"Berdasarkan laporan tentang kondisi Herlince dan akses jalan yang tertutup, maka Dokter Satgas Letda Ckm dr Rio Putra Pamungkas beserta beberapa anggota bersegera menuju ke lokasi yang berjarak 11 kilometer," terangnya.

(Foto: Dispenad)

Beruntung, lanjut Eko Bintara, ketika sampai di lokasi, Herlince masih dapat ditangani oleh Dokter Satgas, hingga akhirnya berhasil melahirkan sang bayi dengan sehat dan selamat.

"Melalui proses yang cukup panjang, akhirnya proses persalinan berjalan dengan lancar dan kondisi keduanya (ibu dan bayi) dalam keadaan sehat," imbuhnya.

Lebih lanjut lulusan Akmil 2001 ini menerangkan bahwa setelah melahirkan, kedua orangtuanya sepakat memberi nama sang bayi yaitu Bharata Yudha Talenggen yang merupakan gabungan dari nama satuan dan salah satu marga di sukunya.

"Bharata diambil dari Seloka Yonif MR 412 yakni Bharata Eka Sakti, sedangkan Yudha diambil dari seloka Yonif Raider 514 yakni Sabaddha Yudha, dan Talenggen merupakan salah satu marga dari Suku Dani," paparnya.

"Apa yang dilakukan Satgas merupakan implementasi dari komitmen kami sejak awal penugasan, yakni melaksanakan tugas yang berorientasi pada kebermanfaatan diri bagi lingkungan," tegas Eko Bintara.

(Foto: Dispenad)

Sementara Dominus, ayah dari Bharata, menyampaikan terima kasih atas bantuan persalinan yang telah diberikan Satgas.

"Saya mewakili keluarga mengucapkan banyak terima kasih kepada bapak-bapak TNI yang telah membantu persalinan istri saya, dan sebagai rasa bersyukur, kami bersepakat untuk menamai anak kami dengan Bharata Yudha Talenggen," tuturnya.

"Kami berharap kelak Bharata dapat menjadi berkat bagi orang lain dan menjadi seorang prajurit TNI seperti bapak-bapak yang membantu kelahirannya," tutupnya.

(han)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini