nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

PAN Desak Usut Tuntas Dugaan Penggelembungan Suara di Surabaya

Syaiful Islam, Jurnalis · Rabu 24 April 2019 17:40 WIB
https: img-o.okeinfo.net content 2019 04 24 519 2047563 pan-desak-usut-tuntas-dugaan-penggelembungan-suara-di-surabaya-0opLtXOiBs.jpg ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

SURABAYA - Kasus dugaan penggelembungan suara yang terjadi di Kota Surabaya, Jawa Timur terus menggelinding. Sejumlah pihak, termasuk Partai Amanat Nasional (PAN) mendesak agar kasus tersebut diusut tuntas oleh Bawaslu setempat.

Pasalnya, telah dianggap sangat merugikan partai politik peserta pemilu 2019 yang merasa dicurangi. Bawaslu Surabaya diminta bertindak cepat menindaklanjuti laporan dari lima parpol dan caleg itu.

"Sebagai pelaku demokrasi kami mendukung langkah-langkah itu (mengusut tuntas dugaan penggelembungan suara di Surabaya-red)," ucap Ketua DPD PAN Kota Surabaya, Hafid Suaidi, Rabu (24/4/2019).

Menurut Hafid, dari lima parpol yang melaporkan dugaan penggelembungan suara, paling banyak dirugikan adalah PKB. Disusul Hanura dan Partai Gerindra. Pihaknya akan mensupport segala yang dibutuhkan partai-partai tersebut.

Dugaan penggelembungan suara ini secara politik ada kaitannya dengan sejumlah event politik ke depan. Sebab, penentuan jumlah kursi di DPRD Kota Surabaya akan berpengaruh bisa atau tidaknya dalam mengusung calon kepala daerah di pilwali surabaya.

"Secara politik memang sangat ada. Namun, pada intinya PAN men-supporting langkah teman-teman supaya hal ini bisa diusut tuntas," kata dia.

Ilustrasi Surat Suara

Sebelumnya, Ketua Umum Partai kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar meminta seluruh kadernya untuk menjaga suara. Pernyataan itu dilontarkan Imin melalui akun twitternya @CakImiNOW menyikapi pemberitaan tentang dugaan pencurian suara PKB di sejumlah daerah di Probolinggo, Jawa Timur.

“Para kader! Kejar suara PKB ! Jangan biarkan maling jadi rampok di siang bolong. Kejar sampai dapat hak PKB. Ingat bumi itu bulat! Siapapun yang mencuri dan merampok suara PKB akan sia-sia,” tulis Muhaimin.

Sebelumnya, pengurus PKB Kabupaten Probolinggo mendatangi proses penghitungan suara di kantor Kecamatan Kraksaan. PKB menemukan bukti dugaan pengurangan suara PKB sebanyak 70 persen di Kabupaten Probolinggo pada Pemilu 2019.

Sementara di Surabaya, ada lima parpol melayangkan tuntutan ke Bawaslu setempat untuk dilakukan penghitungan suara ulang karena diduga ada penggelembungan suara. Kelima partai tersebut meliputi PKB, Gerindra, Hanura, PAN, dan PKS. Kemudian disusul perwakilan caleg Golkar, Abraham Sridjaja yang melakukan pelaporan.

(put)

GRATIS! Uji kesiapanmu menghadapi SBMPTN 2019 di Tryout SBMPTN Online 2019. Daftar dan login DI SINI

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini