Dituduh Ada Konspirasi Kecurangan Pemilu 2019, Wiranto: Itu Ngawur dan Fitnah

Fahreza Rizky, Okezone · Rabu 24 April 2019 14:07 WIB
https: img.okezone.com content 2019 04 24 605 2047435 dituduh-ada-konspirasi-kecurangan-pemilu-2019-wiranto-itu-ngawur-dan-fitnah-2u2brP9ZR1.jpg Menko Polhukam Wiranto (Foto: Fahreza Rizky/Okezone)

JAKARTA - Menko Polhukam Wiranto membantah adanya konspirasi dalam Pemilu 2019. Hal ini terkait tuduhan kecurangan yang dilakukan oleh penyelenggara pemilu, pemerintah, Polri dan TNI.

"Tuduhan tersebut sangat tendensius, ngawur, bernuansa fitnah, tidak benar dan tidak berdasar," ucap Wiranto usai memimpin rakorsus tentang permasalahan pasca Pemilu 2019 di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Rabu (24/4/2019).

 Baca juga: Wiranto Sebut Pemilu 2019 Sangat Rumit Wiranto menegaskan, pemerintah tidak pernah ada pikiran ataupun kehendak untuk melakukan intervensi terhadap kinerja KPU-Bawaslu, apalagi sampai membangun konspirasi kecurangan secara TSM untuk memenangkan paslon tertentu, dalam hal ini Jokowi-Ma'ruf Amin.

 https://img-k.okeinfo.net/content/2019/04/24/605/2047431/pemerintah-bantah-lakukan-konspirasi-kecurangan-pemilu-2019-veJBeccTHl.jpg

"Tidak pernah ada pikiran, kehendak dari pemerintah untuk melakukan intervensi terhadap kinerja KPU/Bawaslu apalagi sampai membangun konspirasi kecurangan secara terstruktur, sistematis dan massif guna memenangkan pasangan calon tertentu," jelas Wiranto.

 Baca juga: Ketua KPPS di Bali Terserang Stroke saat Hitung Suara Pemilu

Sebagai menteri koordinator yang membidangi urusan politik nasional, Wiranto mengklaim dirinya berperan aktif memantau perkembangan yang terjadi. Kalaupun konspirasi itu ada, sudah pasti dirinya mengetahui. Tetapi, ia menegaskan tuduhan konspirasi tersebut tidak benar dan tidak terjadi.

"Pada kenyataannya saya harus menyatakan bahwa tuduhan konspirasi antara pemerintah dan KPU/Bawaslu untuk melakukan kecurangan secara terstruktur, sistematis dan massif dalam Pemilu 2019 tidak benar, sekali lagi tidak pernah terjadi," tegas Wiranto.

 Baca juga: Menko Polhukam: Pemilu 2019 Diapresiasi 33 Negara
Menurut Wiranto, tuduhan tersebut diarahkan untuk mendelegitimasi pemerintah, KPU-Bawaslu, termasuk hasil pemilu yang sementara ini sedang dalam proses penghitungan. Dia menegaskan KPU-Bawaslu merupakan lembaga yang mandiri dan tidak dalam struktur lembaga negara manapun.

(rzy)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini