nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Lahir Tanpa Tangan, Gadis 10 Tahun Menangi Kontes Menulis di AS

Rahman Asmardika, Jurnalis · Kamis 25 April 2019 18:06 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 25 18 2048029 lahir-tanpa-tangan-gadis-10-tahun-menangi-kontes-menulis-di-as-C5MfPvPXXD.jpg Sara Hinesley. (Foto: Screengrab YouTube/CBS Miami)

MESKI dilahirkan tanpa memiliki tangan, bagi Sara Hinesley, menulis bukanlah sebuah pekerjaan yang sulit. Gadis berusia 10 tahun itu bahkan berhasil memenangi kompetisi menulis di Amerika Serikat (AS).

Lahir di China, Sara yang saat ini duduk di kelas empat sekolah dasar pindah ke AS pada 2015 untuk bergabung dengan keluarga barunya. Saat itu dia hanya bisa berbicara bahasa Mandarin dan menulis huruf China, tetapi dia kemudian mempelajari bahasa Inggris dengan bantuan kakak perempuannya yang berusia 10 tahun, Veronica.

Kemampuannya menulis kursif meraih perhatian para juri di Kontes Tulisan Tangan Nasional Zaner-Bloser yang kemudian menganugerahkan Sara penghargaan 2019 Nicholas Maxim. Penghargaan itu diberikan setiap tahun kepada peserta dengan kekurangan fisik, perkembangan, atau intelektual.

Sara menulis dengan memegang pensilnya di antara ujung lengannya dan dalam sebuah wawancara mengatakan bahwa menulis kursif adalah hal yang "mudah". Bahkan, dia membandingkannya dengan seni.

"Saya suka cara huruf-huruf itu dibentuk. Ini semacam seni," katanya kepada media sebagaimana dilansir AsiaOne, Kamis (25/4/2019).

Juga dilaporkan bahwa Hinesley melukis, menggambar, dan memahat tanah liat – semuanya dilakukan tanpa lengan prostetik.

Menurut ibunya, Cathryn Hinesley, gadis yang memiliki tekad kuat itu menolak bantuan atau alat apa pun - seperti gunting untuk memotong kertas - yang akan membantu dalam tugas-tugasnya.

Hinesley juga mengatakan kepada wartawan bahwa putrinya suka berenang dan berpartisipasi dalam klub catur sekolahnya.

"Dia bergerak dalam kehidupan dengan cara ini sehingga kamu tidak pernah benar-benar melihatnya memiliki kecacatan karena dia memiliki sikap saya bisa, saya-bisa-mengatasi-apa pun.

"Sara adalah bukti ketekunan dan semangat manusia. Dia tidak berusaha menemukan jalan untuk menghindari rintangan, dia menemukan cara untuk menyelesaikan tugas," kata Cathryn.

(dka)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini