nyalakan notifikasi untuk berita terbaru dari Okezone

Fresh Graduate, Jangan Sepelekan Pekerjaan Pertama!

Minggu 28 April 2019 07:30 WIB
https: img.okeinfo.net content 2019 04 26 65 2048214 fresh-graduate-jangan-sepelekan-pekerjaan-pertama-ylhjTKCC3D.jpg Ilustrasi: Foto Shutterstock

JAKARTA - Sering kali pekerjaan pertama hanya dijadikan sebagai batu loncatan saja bagi fresh graduate. Sebab, selang satu atau dua tahun, seseorang tentu saja akan ada pemikiran untuk pindah tempat kerja dan mencari pekerjaan yang lebih baik lagi dengan tujuan untuk meningkatkan pengalaman kerja.

Meski begitu, pekerjaan pertama yang kamu dapatkan bisa memberikan banyak pelajaran berharga untuk perjalanan kariermu. Contoh kecil, yang awalnya kamu tidak berani berpendapat di depan orang banyak, sekarang kamu menjadi lebih berani dan sebagainya.

 Baca Juga: Tips Menghadapi Hari Pertama Kerja untuk Fresh Graduate

Lalu, apa saja pelajaran berharga tersebut? Catat, ulasannya berikut ini seperti dilansir Cermati, Jakarta, Minggu (28/4/2019)

1. Merasakan Cari Nafkah itu Enggak Mudah

Saat masih kuliah kamu sering meminta uang ke orang tua, baik untuk membeli perlengkapan kuliah mulai dari buku-buku atau untuk keperluan pribadi seperti baju, sepatu, tas hingga sekedar nongkrong di kafe bersama teman-teman. Bila orang tua tidak mengabulkan keinginan pastinya kamu langsung marah begitu saja. Padahal kebutuhan orang tuamu harus memenuhi kebutuhan yang tidak sedikit.

Nah, saat kamu sudah mendapatkan pekerjaan dan menerima gaji pertama, tanpa disadari gaji langsung abis untuk menabung, memenuhi kebutuhan pribadi dan membantu kebutuhan keluarga. Disitulah kamu akan merasa bahwa mencari nafkah enggak mudah. Butuh bekerja keras dulu selama sebulan, setelah itu baru akan mendapatkan upah. Hal ini akan menjadikan kamu lebih menghargai kerja keras dan lebih bijak dalam mengelola keuangan.

 

2. Belajar Mengatur Waktu

Wajar saja bila saat masih kuliah kamu memiliki jam yang bebas, mengingat pada umumnya jam kuliah tidak penuh dalam satu hari. Jadi kamu bisa melakukan kegiatan di luar jam kuliah sesuka hatimu. Bahkan kamu lebih sering menyepelekan waktu dengan menunda menyelesaikan tugas karena terlalu sering bermain.

 Baca Juga: Dear Fresh Graduate, Ini Tips agar Sukses di Pekerjaan Pertama

Ini jelas berbeda saat kamu sudah mulai masuk bekerja dimana waktu dalam satu hari harus diatur sebaik mungkin. Mulai dari bangun tidur, waktu sarapan, berangkat kantor dan lainnya. Belum lagi mengatur waktu selama di kantor untuk menyelesaikan beberapa pekerjaan yang memiliki deadline. Bila kamu tidak mengatur waktu dengan baik, maka bisa saja semua rangkaian pekerjaan akan menjadi berantakan, sehingga berpengaruh buruk bagi kariermu.

3. Pola Pikir dan Sikap Menjadi Lebih Baik

Enggak heran kalau saat masih kuliah, sebagian besar orang masih memiliki pola pikir yang terbatas dan sikapnya pun belum terkendali dengan baik, bahkan lebih cenderung mengikuti egonya yang tinggi. Misalnya, marah hingga mencaci maki teman tanpa memikirkan perasaan temannya.

 Baca Juga: Lakukan 6 Hal Ini supaya Hari Pertama Kerja Nggak Canggung

Setelah masuk di dunia kerja, secara otomatis kamu ditekan untuk tidak mengikuti ego dan harus memiliki profesionalitas yang tinggi. Dengan begitu, cepat atau lambat akan mengubah pola pikir kamu untuk menjadi orang yang lebih dewasa, seperti lebih menghargai orang lain.

4. Meningkatkan Ketelitian

 

Mungkin sebagian besar dosen akan memaklumi ketika tugas kuliah yang kamu kumpulkan ada typo atau kesalahan huruf. Namun di dunia kerja adanya typo dalam tugas-tugas yang diberikan atasan menjadi nilai buruk buat kinerjamu. Jangan khawatir, kamu masih bisa mengatasinya dengan lebih teliti lagi. Biasakan diri sebelum berkas diserahkan ke atasan untuk mengecek hasil kerja sebanyak 2-3 kali pengecekan untuk memastikan tidak ada kata yang salah dan hasil kerja sudah baik.

Ketelitian ini bukan hanya sekedar typo saja, tapi juga kamu harus teliti dalam menyimpan file atau dokumen hasil kerjaan. Sehingga jika sewak-waktu ada berkas kerjamu yang diminta oleh atasan, kamu akan mudah menemukan dokumen tersebut dan tidak perlu repot-repot mencarinya lagi.

 

5. Pentingnya Banyak Teman

Jika semasa kuliah teman sepermainanmu hanya itu-itu saja, maka saat kamu masuk di dunia kerja perbanyaknyalah teman-temanmu. Ya, memang ada rasa canggung di hari pertama masuk kerja, tapi secara perlahan kamu akan membuka diri untuk saling mengenal satu sama lain.

Banyak keuntungan yang bisa didapat ketika kamu memiliki banyak teman di kantor, yaitu bisa memberikan berbagai macam nasihat menyoal pekerjaan, membantu dalam menyelesaikan pekerjaan, informasi lowongan kerja dan teman kantormu bisa merekomendasikanmu untuk naik ke jabatan yang lebih tinggi.

6. Fleksibel pada Posisi Kerja

Kalau dulu mungkin posisi kerja akan sesuai dengan jurusan yang diambil semasa kuliah, tapi tidak lagi di zaman sekarang. Buktinya saja, banyak orang lulusan kesehatan tapi ketika dapat kerja menjadi staff keuangan dan masih banyak contoh lainnya.

Ini menjadikan sebuah pelajaran untuk kamu bahwa karier yang kamu jalani bisa saja ada di luar zona nyamanmu. Untuk menanggapi hal ini sebenarnya kamu enggak perlu khawatir, tetaplah fokus dalam menata karier. Jangan lupa juga terus tingkatkan keterampilan dan pengetahuan untuk menunjang karier semakin cemerlang.

 

Bekal untuk Kesuksesan di Masa Depan

Pelajaran berharga ini tidak hanya didapatkan dalam kantor saja, tapi juga bisa kamu dapatkan ketika sedang berada di luar kantor. Intinya dimanapun dan apapun bentuk pembelajarannya perlu kamu terima dan terapkan ke dalam kehidupan sehari-hari agar menjadi pribadi yang lebih baik lagi dalam berkarier. Dengan begitu, kemungkinan besar kamu akan lebih mudah menggapai kesuksesan di masa depan.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini